Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 17 Des 2017 14:48 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Walah, Museum Ini Isinya Sisa-sisa Ranjau

titry frilyani
detikTravel Community
Foto 1 dari 5
Bom bekas yang diluncurkan dari pesawat
Bom bekas yang diluncurkan dari pesawat
detikTravel Community -

Cambodian Landmine Museum & Relief Facility terletak di kawasan Angkor Archeological Park. Museum ini berisikan sisa ranjau dan bom di Kamboja.

Sebenarnya untuk memasuki kawasan archeological park ini kita harus punya tiket, tapi karena supir tuktuk kami bilang kepada petugas kalau kami hanya akan ke Landmine Museum, jadi kami tidak diharuskan membayar, soalnya lumayan kan harga untuk sehari aja.

Letak museum ini cukup jauh juga dari pusat kota Siem Reap. Akhirnya setelah 45 menit perjalanan, sampai juga di museum. Memasuki museum ini, kita akan disambut oleh bom-bom bekas di kanan kiri jalan masuk. Sebelum memasuki ruangan museum, di depan terpampang kisah sang pendiri museum Aki Ra yang dulunya merupakan tentara Khmer merah dan pekerjaannya membuat dan menaruh bom dan ranjau.

Harga tiket masuk museum adalah 3 dolar. Museum ini buka setiap hari, jam bukanya dari setengah 8 pagi hingga setengah 6 sore.

Museum ini termasuk kecil, terdiri dari beberapa ruangan yang juga tidak besar. Sebelum memasuki ruangan-ruangan museum yang telah diberi nomor, kita bisa meminjam booklet di ruangan pertama yang berisi cerita yang dapat kita baca sambil melihat ruangan sesuai dengan nomornya.

Di tengah museum terdapat kolam yang di tengahnya terdapat berbagai macam jenis bom, ranjau, peluru dan sejenisnya.Ruangan terakhir sebelum kita keluar adalah tempat penjualan souvenir. Sayangnya barang-barang yang dijual disini kurang menarik bagi saya, selain itu agak mahal harganya.

Setelah saya mengunjungi museum ini, saya menyadari betapa besar pengaruh ranjau dan bom ini bagi rakyat Kamboja, tidak hanya menyebabkan cacat tapi juga tentu saja kematian. Hingga saat ini pun, meskipun sudah banyak ditemukan ranjau yang masih aktif, masih banyak juga yang belum ditemukan sehingga kapanpun bisa mengancam keselamatan warga Kamboja.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED