Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Mar 2018 14:47 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Nostalgia Suasana Jadul Toko Oen Semarang

Nfadils
d'travelers
Foto 1 dari 5
Toko Oen Semarang ini sudah berdiri sejak tahun 1936
Toko Oen Semarang ini sudah berdiri sejak tahun 1936
detikTravel Community - Toko Oen di Semarang memang legendaris. Banyak traveler yang kemari hanya karena ingin sekadar bernostalgia dengan suasana jadul masa lalu.

Kota Semarang memang terkenal akan beragam kuliner yang menggugah selera. Beragam rumah makan menyajikan berbagai menu yang menggugah selera. Namun ada satu yang istimewa dan bersejarah, karena rumah makan ini sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda, tempat ini bernama Toko Oen.

Restoran ini awalnya didirikan pada tahun 1910 di Yogyakarta oleh liem Gien Nio (Oma Oen) dan Oen Tjoen Hok (Opa Oen) dengan nama Oen Cookies Store yang kemudian lebih dikenal dengan nama Toko OEN.

Seiring dengan berkembangnya waktu, Toko OEN membuka cabang di kota Jakarta, Malang dan Semarang, namun yang hanya dapat bertahan sampai sekarang adalah Toko Oen di Semarang dan Malang.

Namun, hanya Toko Oen di Semarang yang dikelola langsung oleh keturunan langsung dari Oma dan Opa Oen, sementara Toko Oen Malang sudah dijual ke pihak lain, karena mengalami penurunan omzet pada tahun 1990. Namun sesungguhnya Toko Oen Malang sudah tidak memiliki keterkaitan dengan Toko Oen yang otentik di Semarang.

Toko Oen menyajikan hidangan Indonesia, Belanda dan beragam menu Chineese Food. Namun yang menjadi ciri khasnya tentu saja es krim buatan rumah yang menggiurkan, maupun beragam pastry dan kue kering yang sangat lezat. Ketika saya berkunjung ke Toko Oen, banyak menjumpai turis Belanda yang bernostalgia di tempat ini, saya sekeluarga pun juga menikmati bernostalgia disini, betapa tidak, sejak saya berumur dua tahun sampai sekarang saya memiliki putra berusia dua tahun, hampi setiap tahunnya ketika ke Semarang kami selalu mampir ke Toko Oen untuk bersantap.

Deretan kursi rotan, dan perabot tua yang klasik menghiasi tempat ini, sehingga pengunjung seakan dibawa kembali ke masa lalu. Pada hati tertentu, akan ada live music yang memainkan lagu oldies sambil menemani para pengunjung bersantap.

Untuk pengunjung Muslim harus berhati-hati dalam memilih menu karena dalam menu ada juga makanan yang tidak halal, namun masih banyak juga makanan yang aman untuk dikonsumsi di Toko Oen ini, terutama kue dan es krim nya yang tidak boleh untuk dilewatkan.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

14 Kapal Pesiar Terbaik 2018

Jumat, 14 Des 2018 07:50 WIB

Wisata naik kapal pesiar, makin sering dilakukan wisatawan. Inilah daftar kapal pesiar terbaik 2018 versi Cruise Critic Editors' Picks Awards.