Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 13 Apr 2018 11:39 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ini Menariknya Transportasi di Singapura

Jurnalis Jh
d'travelers
Foto 3 dari 5
Penyewaan Sepeda
Penyewaan Sepeda
detikTravel Community -

Berbicara tentang negara Singapura, tidak akan pernah habis bahan dan waktu. Semakin banyak tempat yang kita kunjungi, semakin banyak informasi dan pengetahuan yang didapat.

Rerata penduduk Singapura tinggal di apartemen, flat, mess dan sebagainya. Hanya sebagian kecil yang tinggal di rumah pribadi. Sistem kependudukan seperti ini membutuhkan perencanaan transportrasi yang detail, karena dalam jam tertentu penduduk akan pergi pada arus yang sama dan pulang pada arus yang sama pula. Jadi transportrasi massal adalah salahsatu solusi yang paling sangat mungkin diterapkan di negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi paling tangguh di ASEAN ini.

Hidup dan bekerja di dua negara; Indonesia dan Singapura membuat saya mudah mempelajari kelebihan dan kekurangan dari dua negara tetangga ini. Banyak hal yang dapat dibahas, namun kali ini saya ingin sekali membahas masalah transportrasi, karena dari transportrasilah ekonomi daerah bisa berkembang merata serta mobilitas penduduk juga semakin mudah.

Rerata penduduk Singapura tinggal di apartemen, flat, mess dan sebagainya. Hanya sebagian kecil yang tinggal di rumah pribadi. Sistem kependudukan seperti ini membutuhkan perencanaan transportrasi yang detail, karena dalam jam tertentu penduduk akan pergi pada arus yang sama dan pulang pada arus yang sama pula. Jadi transportrasi massal adalah salahsatu solusi yang paling sangat mungkin diterapkan di negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi paling tangguh di ASEAN ini.

Mulai tahun 2000an, Singapura konsen membangun berbagai jenis transportrasi massal, seperti peremajaan bus, perluasan jangkauan trayek, pengadaan MRT (Mass Rapid Transport) sampai LRT berteknologi canggih. Selain itu, peningkatan jumlah Ferry untuk ke Malaysia dan Indonesia pun diperbanyak guna mendukung wisatawan. Hal yang paling menarik adalah hampir seluruh jalan protokol Singapura punya jalur sepeda, Amazing.

Singapura menyadari dari jauh hari, mobilitas pendudukanya serta wisatawan adalah salat satu bagian penting untuk membuat Singapura bergerak, Moving Singapore. Penduduk lokal akan berfikir dua kali untuk membeli kendaraan pribadi, selain mudahnya mendapatkan transportrasi umum, kepemilikan kendaraan pun mengakibatkan pengeluaran pajak yang tinggi. Di Singapura, semakin lama umur kendaraan pribadi, akan semakin mahal pajaknya.

Selain dari kuantitas dan kualitas transportrasi di Singapura yang saya pelajari adalah bagaimana angkutan itu saling berintegrasi, sehingga pengguna bus mudah untuk bertukar ke LRT, wisatawan yang turun di Bandara International Changi bisa langsung menaiki LRT ke pusat kota, pengunjung yang masuk dari Pelabuhan Harbour Front pun tinggal turun 1 lantai untuk bisa membeli Ez Link (kartu transportrasi) di Singapura untuk bisa jalan kemana saja di Singapura. Transportrasi yang terintegrasi adalah salahsatu elemen dari konsep Smart City.

Seluruh penduduk lokal di Singapura memiliki kartu Ezlink Pass Card, yang bisa diisi pulsa (Top Up) sebagai mode pembayaran seluruh transportasi umum (kecuali taksi). Kartu yang juga bisa digunakan untuk belanja di Seven Eleven ini digunakan saat masuk dan keluar setiap stasiun kereta, jadi tidak ada transaksi uang disini. Untuk mengisi pulsanya pun, disediakan Vending Machines layaknya mesin ATM.

Wisatawan pun bisa memiliki kartu ini, dengan membali Singapore Tourist Past seharga S$ 10, bisa digunakan 24 jam kemana pun tanpa batas. Mudah sekali jalan-jalan di Singapura.

Sistem transportrasi yang mudah itu juga didukung dengan sistem keamanan yang mutakhir, sepertinya tidak ada tempat umum di Singapura yang tidak dideteksi oleh CCTV, sehingga membuat seluruh orang aman dan nyaman. Selain keamanan, fasilitas peta dan papan informasi di setiap sudut Public Service pun sangat membantu kita untuk tidak tersesat di negara singa ini.

Singapura memang habis-habisan melayani penduduk dan pengunjung negaranya, ratusan milyar Pemerintah gelontorkan dana untuk melayani masyarakatnya, meski pajak penghasilan dan biaya hidup yang tinggi disini, namun penduduk Singapura nyaman dengan hal itu, karena pajaknya terbayarkan dengan fasilitas yang diberikan negara.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED