Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 21 Agu 2018 11:05 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tak Cukup Sekali ke Lovina

Vina Agustina
detikTravel Community
Foto 1 dari 3
Pantai Lovina, Buleleng, Bali
Pantai Lovina, Buleleng, Bali
detikTravel Community - Lovina punya segala pesona. Pantai di Bali ini punya sunset cantik, keramahan penduduk dan lumba-lumba di tengah lautan. Tak cukup sekali ke sana.

Setelah menempuh perjalanan panjang selama tiga jam dengan medan berliku nan ekstrim, khususnya selepas daerah Bedugul, akhirnya tibalah kami di Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali Utara. Tampak di sisi kanan plang bertuliskan Lovina Beach Cottage, mobil yang kami tumpangi pun segera berbelok memasuki area parkiran penginapan yang telah kami pesan sebelumnya melalui aplikasi Pegipegi.

Saat check-in, sekalian juga kami memesan paket Dolphin Tour. Ya, melihat mamalia laut di tengah lautan dengan menaiki jukung, memang menjadi alasan utama kami untuk jauh-jauh datang berkendara dari Denpasar. 

Waktu baru menunjukkan pukul 16.45 WITA, masih sempat berburu sunset. Tanpa menunggu lama, usai meletakkan barang-barang bawaan, kami bergegas menuju pantai yang letaknya persis di belakang Cottage tempat kami menginap.

Anak-anak juga sudah tidak sabar untuk berenang. Sempat terlintas kekhawatiran dengan angin laut yang kencang, tapi nyatanya hanya tiupan malu-malu yang menyambut kami. Menginjakkan kaki sore ini di hamparan pasir hitam, bersama lautan yang tenang, sepoi lembut angin ditambah hangatnya mentari senja, langsung membuat saya jatuh hati.

Tampak juga beberapa turis asing tengah bersantai sembari bercerita, membaca buku atau sekadar berjalan di sepanjang garis pantai bersama pasangan. Ada pula dari mereka yang sedang berenang. Yup! Berenang di pantai Lovina memang mengasyikkan. Airnya jernih karena nyaris tak berombak, pasir puntidak mengotori air. Sembari menunggu anak-anak berenang, saya mengumpulkan kerang-kerang yang banyak terdampar di pasir, bentuknya cantik-cantik sekali. 

Perlahan-lahan Sang Bagaskara turun ke peraduan meninggalkan jejak lembayung di langit. Waktu seakan berhenti. Begitu tenang dan syahdu. Lelah dan letih kami pun terbayar lunas. Waktunya kembali ke kamar untuk mandi dan makan malam.

Ternyata tak sulit mencari makan karena di sepanjang Jl Raya Lovina berderet rumah makan aneka rupa. Kami memutuskan untuk makan malam di Warung Jegeg yang menyajikan masakan khas Indonesia. Pilihan kami memang tepat karena selain rasanya enak, harganya pun ramah di kantong. Sebelum pulang kami bahkan memesan mie goreng seafood untuk bekal sarapan pagi besok, mengingat Dolphin Tour dimulai pukul enam pagi. Waktunya beristirahat untuk memulihkan tenaga. 

** 

Pukul enam kurang lima belas menit pagi,terdengar ketukan pada pintu kamaroleh petugas penginapan. Tepatpukul enam, kami keluar kamar dan berjalan beriringan menuju bibir pantai, meski begitu langit masih gelap. Sampai di sana, telah terparkir jukung yang akan kami naiki. Begitu rompi keselamatan terpasang, satu persatu dari kami menaiki jukung. Perlahan-lahan kami mulai menjauhi daratan. 

Di ufuk timur mulai terlihat tanda-tanda bangunnya sang surya. Perlahan namun pasti. Astaga! Belum habis kekaguman saya dengan sunset kemarin, sunrise kali ini pun tak kalah menakjubkan.

Pendar-pendar kemerahan di langit bak menyibak tirai kegelapan. Tampak jejeran pegunungan di sekeliling Lovina, birunya lautan, garis batas cakrawala, dan...jukung-jukung lain di sekeliling kami. Rupanya kami tidak sendirian. Tentu saja karena Dolphin Tour di Lovina memang satu-satunya di Bali, wajar bila banyak peminatnya. 

Tak lama terdengar teriakan dari salah satu jukung. Kawanan lumba-lumba telah datang! Jukung kami pun bergerakagar dapat melihat mamalia laut itu dari dekat. Mereka tidak muncul dari satu sisi dan kemunculannya pun tiba-tiba. Jadi kami, para pemburu lumba-lumba harus sabar dan awas. Begitu terdengar teriakan lain, jukung-jukung mengarah ke sana, begitu seterusnya. 

Menyaksikan lumba-lumba di habitat asliny amembuat kamikagum akan kebesaran Sang Pencipta. Tawa riang anak-anak menambah kebahagiaan kami. Moment yang berlangsung cepat ditambah kami semua terpana sehingga tak sempat mengabadikannya dalam gambar. Tapi setiap gambaran rinci dari pengalaman ini akan selalu tersimpan dalam kenangan. 

Setelah hati dan mata kami puas, pemilik jukung menawari kami untuk melihat terumbu karang dengan tambahan biaya Rp 150 ribu. Kami pun setuju,mumpung masih berada di Lovina. Jukung kami mulai bergerak menuju perairan dangkal namun masih berada di tengah lautan.

Airnya bening, kami dapat melihat terumbu-terumbu karang tanpa harus snorkling atau diving. Pemilik jukung lalu meminta suami saya melempar remah-remah roti. Tak lama ikan-ikan mulai berdatangan menyambut umpan yang kami lempar. Satu lagi pesona dari Lovina!

Ah, rasanya enggan untuk meninggalkan pantai eksotis ini dengan segala pesonanya. Apalagi masih banyak objek wisata di sekitar Lovina, Buleleng, Singaraja yang belum kami jelajahi, seperti Air Terjun Gitgit, Krisna Adventure, Danau Buyan, Desa Munduk, dan masih banyak lagi. Tapi berhubung kami harus melanjutkan perjalanan ke bagian pulau dewata yang lain, maka dengan berat hati kami pun berkemas-kemas untuk segera check-out.

Namun sebelumnya kami menikmati sarapan pagi yang telah disediakan pihak hotel. Benar menurut review yang saya baca pada aplikasi Pegipegi kalau sarapan di Lovina Beach Cottage sangatlah enak. Apalagi sambil menikmatinya di tepi pantai. Untung saja ada Pegipegi, kami hanya cukup membayar seharga Rp 350.000 dari harga asli sebesar Rp 800.000. Lokasi penginapan yang strategis ditambah sudah termasuk breakfast, sangat hemat bukan?!

Kami sangat terbantu oleh aplikasi Pegipegi ini. Tak hanya memberi kemudahan pemesanan penginapan tapijuga tiket pesawat, tiket kereta plus travel tips. Ditambah kita dapat memesan jauh-jauh hari, hitung-hitung mencicil budget liburan.

Seperti yang kami lakukan, kami memesan tiket pesawat PP Jakarta-Denpasar jauh-jauh hari sebelum jadwal keberangkatan. Setelah menyusun itinerary kami kemudian memesan hotel. Jadi saat liburan tiba, pengeluaran pun tak terlalu banyak. Asyik kan! Ayo, segera unduh aplikasinya! Diskonnya gede-gede! Dijamin hemat berlibur bersama @pegi_pegi. #Pegipegiyuk #JelajahiIndonesiamu

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED

Beginilah Keindahan Anambas

Minggu, 23 Sep 2018 16:20 WIB

Anambas, kepulauan tropis di wilayah barat daya Indonesia ini sangat indah dan menarik untuk di kunjungi. Panorama alamnya memukau!