Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 18 Okt 2018 13:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Mabuhay, Pantai Boracay!

Mega Caesaria
d'travelers
Foto 1 dari 5
Pantai Boracay
Pantai Boracay
detikTravel Community -

Tergiur tiket promo Manila-Jakarta yang cuma satu peso, tanpa pikir panjang saya langsung atur koper untuk terbang ke Filipina. Saatnya menikmati pantai di Boracay!

Dan, tepatnya di pertengahan Agustus, saya sampai juga di pasir hangat Pantai Boracay, Filipina. Kawasan wisata yang sedang populer dan sempat dinobatkan sebagai pantai terpopuler dunia versi Yahoo! Travel.

Terbang dari Jakarta ke Manila makan waktu tiga jam. Dari Manila ke Bandara Kalibo, Boracay, penerbangannya singkat sekali, cuma satu jam. Total, biaya yang saya habiskan untuk seluruh perjalanan udara tersebut cuma Rp 1,2 juta pulang-pergi.

Sampai Kalibo, nggak usah pusing soal transportasi. Sebab, ada van yang siap mengantar wisatawan langsung ke dermaga feri. Sebelum naik feri untuk menyeberang ke Boracay, tiap wisatawan diminta menyetor environment fee dan tax fee sebesar 100 peso per orang atau setara Rp 25 ribu. Sedangkan untuk ongkos feri, masing-masing penumpang ditarik 20 peso atau setara Rp 5.000.

Pelayaran ke Boracay makan waktu setengah jam saja. Saya tiba menjelang sore, saat sebagian wisatawan berancang-ancang untuk sailing mengejar sunset. Jadi ada banyak kapal layar sandar di pantai. Berhubung perut sudah lapar, saya memilih pergi ke D'Mall untuk makan seafood dan gelato.

D'Mall adalah pusat kuliner, belanja, dan oleh-oleh di Boracay. Saking panjangnya, Pantai Boracay terbagi menjadi tiga stasiun. Nah, area paling ramai yaitu stasiun dua, tempat D'Mall berada.

Pagi pertama di Boracay, saya berkemas menuju Ariel's Point tempat terjun bebas dari tebing pantai setinggi 12-15 meter. Ada banyak teman yang tidak merekomendasikan tempat ini. Alasan mereka, "Elo terjun cuma dapet sakit doang". Ah, tapi saya penasaran.

Sampai Ariel's Point, arena terjun bebas itu ditutup. Ombak laut sedang besar-besarnya, berbahaya. Untung saya punya plan B: island hopping!

Untuk island hopping, saya dapat harga bagus. Kalau wisatawan lain ditawari paket 2.000 peso, saya berhasil dapat paket senilai 1.200 peso atau Rp 300 ribu doang. Lumayan, lah. Paketnya sudah termasuk reef walking dan snorkeling.

Belum puas main air, saya iseng bertanya ada tempat yang lebih bagus nggak? Dan benar saja, saya diajak ke satu tempat bernama Crystal Cove. Ini dia tempat yang keren banget.

Crystal Cove terbagi menjadi dua kamar. Kamar gua yang pertama tempat berenangnya agak gelap dan airnya kehijauan. Tapi kamar gua yang kedua, wow, view-nya laut lepas dan tempat berenangnya luas. Saya langsung merasa betah. Berasa dapet liburan mahal.

Saya berenang di bawah naungan gua, jadi nggak kepanasan. Air lautnya segar dan tak terasa saya sudah sejam lebih berenang di Crystal Cove. Puas!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA