Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Nov 2018 12:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Tantangan Salat di Korea Selatan

Ade Muhtar
d'travelers
Foto 1 dari 5
Tolak Angin siap menemani perjalanan ke Korea
Tolak Angin siap menemani perjalanan ke Korea
detikTravel Community - Melaksanakan ibadah salat untuk Muslim di tengah minimnya jumlah mushola di Korea bisa jadi pengalaman menarik. Harus berpandai-pandai mencari tempat shalat.

Lupa membawa Tolak Angin saat traveling ke korea di musim dingin adalah kesalahan besar. Sebenarnya bukan lupa sih, mana mungkin bisa melupakan ramuan ajaib yang bisa mengusir masuk angin. Lebih tepatnya kekhawatiran terciduk petugas bandara karena bawa cairan,  padahal tinggal masukin bagasi. Bablas tuh urusan masuk angin dimanapun, kapanpun, bagaimanapun keadaannya.

Yang sama sekali tidak boleh dilupakan buat Muslim itu sholat lima waktu, meskipun dalam kesibukan menikmati perjalanan. Perjalanan dari Jakarta,  rasanya lebih tenang saat berganti pesawat di Kuala Lumpur menuju Bandara Incheon, Seoul,

Terlihat penumpang wanitanya setengahnya berjilbab, rupanya mereka sedang mengikuti Korean Moslem Travelling atau Tour Halal Korea yang cukup marak tawarannya bertebaran di medsos.

Wajar sih kekhawatiran kesulitan melaksanakan ibadah sholat di negeri dengan Muslim minoritas. Namun kekhawatiran itu seakan sirna saat menemukan mushola di samping ruang tunggu gate 24 Incheon. Selain itu ditempat lain seperti di Korean Tourism Organization Seoul atau  Dankook University, Jukjeon saat penulis mampir.

Memang tidak semudah di Indonesia yang tinggal mampir ke SPBU, rest area atau masjid yang demikian mudahnya untuk mencari tempat sholat, tapi tenang saja, buminya Allah itu luas, yaasiruu walaa tuasiruu. Mudahkanlah, jangan dibuat susah.

Pengalaman tak terlupakan saat mengunjungi Hwaseong Haenggung Palace, yang konon merupakan istana tempat istirahat para raja dan telah ditetapkan unesco sebagai situs warisan dunia, waktu ashar sudah mepet ke maghrib. Penulis mengambil posisi di halaman parkir atau alun-alunnya istana, udara memang dingin sekitar tiga derajat.

Di saat memasuki rakaat kedua, penulis merasakan ada orang yang memayungi dari salju yang mulai turun, dan selesai mengucapkan salam tampak pemuda mirip Lee Min Ho mengangguk seraya mengangkat jempolnya. Siapapun kamu, apapun agamamu,  bahkan tidak beragama sekalipun telah mengajarkan arti keramahan, saling mengasihi, toleransi. Terimakasih bro!
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED