Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 09 Nov 2018 22:54 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Raja Ampat, Kau Memikatku!

Asri Vernon
d'travelers
Foto 1 dari 5
Hamueco Raja Ampat
Hamueco Raja Ampat
detikTravel Community - Keindahan Raja Ampat bak sebuah permata gemilang yang begitu benderang, menarik mata siapapun. Momen liburan di Raja Ampat tidak akan terlupakan!

Indonesia, adalah salah satu Negara Asia yang memiliki begitu banyak ragam budaya dan keindahan pulau-pulaunya yang terhampar di lautan biru. Begitu banyak nya pulau-pulau yang ada di batas lauatan Indonesia sehingga banyak membuat negara-negara dari belahan dunia manapun ingin memiliki Indonesia dan bahkan mengklaim pulau-pulau tak berpenghunipun sebagai milik mereka.

Namun berkat data dan Persatuan dan kesatuan Indonesia, semua itu tetaplah menjadi milik Indonesia. Tetap menjadi warisan yang telah ditetapkan sebagai milik Indonesia untuk generasi selanjutnya.

Dan salah satu bukti keindahan pulau Indonesia ada di bagian ujung timur Indonesia yang dahulu sempat tersembunyi dan nyaris terabaikan, namun kini permata itu mulai memancarkan sinar murni yang begitu gemilang. Pulau Papua, dengan segenap misteri keeksotikan budaya arif lokal setempat memanglah sangat memukau. Pulau berbentuk kepala burung ini memiliki keunikan akan flora dan faunanya bahkan penduduk lokalnya memiliki banyak suku dan bahasa yang menjadi kekayaan warisan bangsa.

Raja Ampat bukti nyata salah satu kekayaan dari pulau Papua yang begitu indah. Sejak di temukan nya keindahan pulau Raja Ampat ini, seluruh dunia begitu gempar. Seakan-akan seluruh traveler ingin langsung membuat daftar bucket list Raja Ampat berada di nomor satu sebagai tujuan kunjungan mereka.

Begitu juga dengan orang-orang Indonesia sendiri, berlomba-lomba ingin kesana dan membuktikan keindahan yang ada disana. Banyak foto tersebar, banyak cerita tersiar, banyak kesaksian terberitakan tentang keindahan Raja Ampat hingga kehidupan biota lautnya yang masih belum tersentuh tangan manusia.

Saat saya mendatangi Raja Ampat dengan menginap disalah satu resort yang indah, Hamueco Resort, saya bisa menyaksikan betapa cerita-cerita serta dokumentasi itu bukanlah sebuah dongeng atau isapan jempol. Semua statment tentang ke Raja Ampat itu mahal dan lebih mahal dibanding ke Eropha sejenak pupus dan terbayarkan ketika saya melihat sebuah alam nirwana yang nyata. Gugusan pulau Karst yang rapi membentuk sebuah teluk yang damai bahkan membentuk sebuah gugusan bintang yang disebut sebagai Telaga Bintang.

Belum lagi mata dimanjakan saat memasuki Paynemo maupun Wayag, kita seperti menapaki jalan menuju sorga, hamparan air laut yang biru toska siap menyambut kita. Pulau-pulau karstnya yang unik dan beraneka ragam seakan-akan memanggil-manggil kita untuk datang. Ribuan warna warni biota laut dan karangnya begitu mempesona sampai saya tidak kuasa menahan ingin selalu menyaksikan karya Sang Pencipta yang tiada tara.

Pulau Kabui, Teluk Kabui, Batu Pinsil, Paynemo, Arborek dan masih banyak lagi adalah tempat-tempat yang ada di Raja Ampat yang sering di kunjungi. Biasanya tempat-tempat penginapan kita menginap telah menyediakan paket-paket menarik untuk kita bisa datangi menikmati keindahan Raja Ampat.

Dengan transportasi menggunakan speedboat hingga kapal-kapal telah tersedia. Bahkan sekarang penerbangan pun untuk menuju Raja Ampat sudah mulai banyak sehingga untuk kesini sudah lah tidak begitu mahal.

Memang saat Raja Ampat ditemukan, sangat lah mahal untuk bisa mengunjungi tempat ini menurut saya. Nyaris seperti harga mau ke Eropa dan itu yang selalu dikatakan orang-orang. Di atas 20 juta. Tapi sejak sudah penerbangan telah banyak menuju Sorong dan villa serta resort disana pun telah banyak dan membenahi diri, kini kita bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah untuk bisa ke Raja Ampat.

Ditengah-tengah aktivitas menuju Spot-spot Raja Ampat yang menggunakan speedboat pastinya badan kita tidak bisa terhindar dari angin laut yang kencang. Apalagi untuk menuju dari satu spot ke spot lainnya bisa memakan waktu berjam-jam dan ditambah biasanya ada aktivitas snorkeling dan diving.

Biasanya sesaat tiba didarat badan saya suka terasa capek bahkan masuk angin karna terlalu lelah. Jika keadaan sudah seperti ini ditambah angin laut yang sering terlihat ganas saat bertiup, saya langsung mengandalkan Tolak Angin yang memang selalu saya sediakan dan bawa.

Teman tersetia saya saat bertraveling kemanapun. Ampuh dan berkhasiat. Jalan-jalan sehat dan lancar selalu berkat Tolak Angin yang selaku saya bawa dan menikmati Raja Ampat yang selalu bersinar bak permata Yaspis ini siap tersenyum ramah menyambut kita semua.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED