Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 10 Jan 2019 15:15 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Jembatan Berendeng yang Instagramable di Tangerang

Tommy Bernadus
d'travelers
Foto 3 dari 5
Cisadane Walk, yang bersebelahan dengan Jembatan Berendeng.
Cisadane Walk, yang bersebelahan dengan Jembatan Berendeng.
detikTravel Community - Jembatan Berendeng menjadi salah satu objek wisata di Tangerang. Jembatan ini asyik juga buat foto-foto.

"Kita nantinya akan berkunjung ke jembatan yang menyambungkan dua sisi Sungai Cisadane," kata pemandu wisata kami yang merupakan duta pariwisata kota Tangerang, yaitu alumni dari Kang dan Nong Kota Tangerang (kalau di Jakarta, Abang dan None), menyampaikan kepada kami yang sedang berwisata dalam kota dengan Bus City Tour milik Pemkot Tangerang.

Saya pun berpikir. Berwisata ke jembatan? Ingatan saya melayang sewaktu saya berwisata ke Batam empat tahun lalu. Saya mengunjungi Jembatan Barelang yang menjadi ikon wisata Batam. Sesudah itu, saya pun berpikir, apa yang akan ditawarkan di jembatan yang diberi nama Berendeng ini?

Dari Kampung Bekelir, rombongan City Tour menuju ke Jembatan Berendeng. Perjalanan tidak lama. Kurang lebih 10 menit. Perjalanan ini menyusuri Sungai Cisadane. Kami pun berhenti di tulisan besar Cisadane Walk. Saya pun sempat nyeletuk, wah, ada Ciwalk di sini.

Iya, kalau di Bandung ada Cihampelas Walk, nah di Tangerang ada Cisade Walk. Kalau disingkat Ciwalk juga. Dari Cisadane Walk ini, saya berjalan kaki menyusuri Sungai Cisadane.

Jalur pedestrian ini sangat nyaman. Tapi saya belum melihat adanya guide block untuk penyandang disabilitas. Sepanjang pinggir sungai, ada pagar pengaman. Oleh Pemerintah Kota Tangerang, juga disiapkan spot foto.

Semakin mendekati Jembatan, saya melihat ada taman. Ada semacam gazebo ada ruang publik berukuran kecil yang sementara dibangun. Dari spot ini, Jembatan Berendeng semakin terlihat. Jembatan ini catnya warna-warni. Ngejreng, alias eye catching sekali dari pinggir jalan.

Tak ada salahnya berfoto dengan latar belakang jembatan ini karena penuh warna. Menapaki jembatan ini, cukup menanjak. Sampai di tengah jembatan, ternyata ada panggung atau tempat berfoto dengan alas yang terbuat dari kaca.

Inilah kelebihan dari Jembatan Berendeng ini. Ada spot foto dengan latar belakang Sungai Cisadane yang besar. Untuk berfoto, gratis tidak ada pungutan. Tapi kita harus melepas alas kaki. Wajar, soalnya sepatu atau sandal kita mungkin membawa kotoran dan bisa merusak kaca yang menjadi alas.

Dari jembatan kita bisa melihat Sungai Cisadane yang berbeda dengan sungai di Jakarta yang lebih berwarna hitam. Sungai Cisadane memang tidak bening airnya, tapi setidaknya cukup bersih dari sampah. Setelah foto-foto, saatnya saya dan rombongan kembali menyusuri Kota Tangerang.

Kalau ke Tangerang (Kota), tak ada salahnya mampir ke Jembatan Berendeng ini. Ikon wisata baru dari Kota Tangerang.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA