Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 25 Jan 2019 12:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Bukan Fatamorgana! Ini Benar-benar Mata Air di Tengah Gurun

Rita Pawestri
d'travelers
Foto 1 dari 5
Iring-iringan unta di sepanjang gurun
Iring-iringan unta di sepanjang gurun
detikTravel Community - Mata air di tengah padang pasir beneran ada lho di China. Mata air ini sangat indah dan bikin takjub!

Namanya Danau Bulan Sabit atau Crescent Lake. Orang China menyebutnya Yueyaquan. Disebut demikian karena bentuk danau seperti bulan sabit. Letaknya di Dunhuang, sekitar 6 km dari Kota Gansu, China bagian barat.

Berada di tengah-tengah gurun pasir di sepanjang jalur Sutera Kuno, danau ini menjadi salah satu area dengan pemandangan luar biasa. Usianya diperkirakan 2.000 tahun.

Di masa Dinasti Han, danau ini sangat luas dan memiliki kedalaman hingga 5 meter. Tapi semakin lama airnya semakin menyusut sehingga luas danau semakin mengecil pula. Hingga akhirnya pemerintah membuat langkah penyelamatan dengan cara mengisi danau ini. Menurut pemandu yang mengantar kami, pada tahun 2018 kedalamannya hanya mencapai 1,3 meter.

Sebagai sebuah oasis, gurun ini dulunya menjadi tempat pemberhentian para pedagang dari Asia Tengah maupun para biksu yang melintasinya. Mereka beristirahat usai melakukan perjalanan panjang melintasi jalur sutera.

Uniknya, danau ini tidak pernah tertutup oleh badai pasir. Bila badai datang, debu pasir berpindah ke gurun di sampingnya. Itulah sebabnya, danau ini selalu eksis. Sementara itu hembusan angin dari gurun menciptakan suara seperti siulan lembut. Itulah sebabnya gurun ini disebut sebagai gurun pasir bernyanyi (singing sand dessert).

Tepat di samping danau ini terdapat sebuah pagoda yang di dalam areanya terdapat toko souvenir. Bila malam menjelang, lampu neon berwarna biru mengelilingi danau akan menyala. Ditambah dengan lampu keemasan yang menerangi pagoda dan latar belakang gurun menciptakan pemandangan eksotik yang luar biasa.

Beberapa kegiatan asik yang bisa dilakukan wisatawan di sini diantaranya menunggang unta, bermain papan seluncur pasir atau sekedar menimati matahari terbenam di puncak gurun. Tentu saja kita harus menaiki gurun terlebih dahulu. Untuk naik gurun setinggi kurang lebih 250 meter diperlukan waktu sekitar 20 menit. Terdapat anak tangga yang bisa digunakan untuk melintasi.

Sebelum memasuki gurun pasir, pengunjung diwajibkan menggunakan pelapis sepatu nyaris setinggi lutut yang terbuat dari kain. Tujuannya tidak lain untuk menjaga agar kaki tidak kemasukan pasir yang bisa melukai.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA