Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 11 Feb 2019 15:50 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Cerita Mengelilingi Destinasi Mainstream Pulau Lombok

Andhita Rachmawati
d'travelers
Foto 1 dari 4
Di atas Bukit Merese
Di atas Bukit Merese
detikTravel Community - Tiba waktunya aku berkunjung ke Indonesia Bagian Tengah, yaitu Lombok. Melihat keindahan alam dan beberapa suku budaya yang ada di sana membuatku sangat kagum akan keindahan dan budaya Indonesia.

Singkat cerita, setelah menyeberangi Pelabuhan Teluk Kodek menuju ke Gili Trawangan kami mengelilinginya dengan menggunakan sepeda yang sudah disediakan. Waktu cepat berlalu dan senja pun sudah mulai datang, bagaimana aku bisa mengartikannya? Ah sudahlah aku tidak bisa mengungkapkannya karena terlalu indah, ditemani secangkir kopi hangat dan kerasnya suara ombak sambil memandangi awan kuning oranye.

Keesokan harinya, kam menggunakan speed boats dan mengelilingi Gili Pasir, Gili Petulu serta Pink Beach. Snorkeling di pink beach pertama kali ada rasa takut, tapi jangan khawatir kami didampingi dengan orang yang profesional. Tidak bisa berkata-kata lebih banyak selain mengucap syukur akan keindahan alam bawah laut. Terumbu karang, ikan-ikan, bintang laut, masya Allah cantiknya luar biasa.

Nah, spot yang ini menguras tenaga banget adalah Tiu Kelep (persis di bawah kaki Gunung Rinjani) dengan 1500 anak tangga. Adem banget nggak ada panas-panasnya. Terdengar suara bisingnya air terjun membuat ku semakin semangat untuk sampai ke tempat tujuan. Untuk sampai ke titik puncaknya kami harus melewati hutan lindung dan juga sungai kecil. Ini harus bawa pakaian ganti ya, karena melewati sungai yang ketinggian airnya sampai selutut dan harus hati-hati karena agak licin.

Setelah melihat keindahan alam, ada satu tempat yang membuat aku pribadi tercengang, Desa Sukarara namanya. Di desa ini, salah satu pembuat kain tenun khas Lombok yang di kerjakan oleh perempuan asli Lombok. Menariknya, apabila perempuan asli Desa Sukarara tidak bisa mengerjakan atau membuat kain tenun, katanya tidak boleh menikah. Jadi perempuan asli Desa Sukarara kalau mau menikah harus bisa membuat kain tenun dahulu. Ini salah satu khas kebudayaan Lombok.

Kuta Mandalika, Tanjung Aan, Bukit Merese, beberapa spot yang paling aku suka. Dari atas Bukit Merese aku bisa melihat keindahan laut biru, langit yang begitu cerah ditambah dengan pancaran sinar matahari, hembusan angin sangat terasa, suara ombak yang begitu kencang, terpikir di benakku, mungkin aku diminta untuk turun sejenak dan bermain air laut di tepi pantai.

Tidak dapat dipungkiri lagi, keindahan Indonesia Bagian Tengah sangat memesona, keindahan alamnya yang sangat luar biasa. Saat itu aku sangat bahagia karena bisa melakukan perjalanan ke luar Pulau Jawa untuk yang pertama kalinya, aku merasa jatuh cinta akan indahnya Pulau Lombok dan macam ragam budaya yang ada di sana.

Buat teman-teman semua, kalau ingin berpergian, sekarang nggak perlu khawatir lagi mengenai transportasi dan akomodasinya. Tinggal klik aja tiket.com semua nya sudah ada di situ, dan ga perlu ribet lagi. Kemanapun berpergiannya beli tiketnya di tiket.com aja. Lebih mudah, aman dan terpercaya. #semuaadatiketnya

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED