Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 17 Apr 2019 04:36 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Wisata Hemat ke Thailand, Begini Caranya

Foto 4 dari 5
Masjid di dekat Asiatique River Front. Di sekitar masjid terdapat sejumlah penjual makanan yang menawarkan makanan halal dengan harga yang cukup terjangkau.
Masjid di dekat Asiatique River Front. Di sekitar masjid terdapat sejumlah penjual makanan yang menawarkan makanan halal dengan harga yang cukup terjangkau.
detikTravel Community - Thailand jadi salah satu tujuan favorit turis Indonesia ke luar negeri. Tidak selamanya mahal lho, bisa diakali!

Apa yang pertama kali terpikir dalam benak Traveler ketika mendengar Thailand? Negara dengan julukan Negeri Gajah Putih yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, mungkin menjadi salah satu yang terlintas. Mahal! Bisa jadi juga jadi salah satu yang terlintas pertama kali. Tidak hanya biaya yang mahal, akomodasi yang sulit, dan bagi Traveler muslim, juga bisa jadi ada kekhawatiran sulit untuk mencari makanan halal serta tempat ibadah. Berkunjung ke tempat baru terutama negara orang, tentunya akan ada tantangan yang harus Traveler lalui. Meski demikian, Thailand adalah negara yang cukup ramah dengan segala keunikannya. Mulai dari bahasa, budaya, bahkan hingga makanannya. Adakah keinginan untuk berkunjung ke sana? Jika iya, berikut ada beberapa tips untuk Traveler agar dapat berwisata ke Bangkok, Thailand dengan modal Rp 3 jutaan.

1. Paspor

Pastikan Traveler memiliki paspor. Jika belum, Traveler dapat membuatnya terlebih dahulu. Biasanya dikenakan biaya sekitar Rp 300 ribu-Rp 350 ribu per orang untuk pembuatan paspor biasa. Paspor ini nantinya akan berlaku selama lima tahun, terhitung sejak tanggal pembuatan paspor. Namun perlu diingat, bagi Traveler yang sudah memiliki paspor, jangan lupa cek tanggal kedaluwarsa dari paspornya yaa. Paspor dapat digunakan maksimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis. Jadi, jangan sampai masa berlaku paspor menghambat Traveler saat akan bepergian yaa.

 

2. Tiket Pesawat

Jangan dulu terbayang dengan mahalnya tiket pesawat tujuan Bangkok, Thailand. Banyak maskapai menyediakan penerbangan murah, ditambah lagi kini ada berbagai pilihan situs daring untuk membatu Traveler menemukan harga termurah dari beragam pilihan maskapai yang ada, baik melalui aplikasi ataupun situs-situsnya. Jangan lupa untuk selalu mengecek terlebih dahulu promo yang ditawarkan, agar harga yang Traveler dapatkan bisa diminimalisir.

Untuk tiket pesawat, ketika masa promo, biasanya tiket Jakarta-Bangkok PP (CGK-DMK-CGK) dapat diperoleh dengan harga sekitar Rp 1,3 Juta-Rp 1,5 Juta. Bahkan jika Traveler beruntung, bisa memperoleh harga tiket PP di bawah harga tersebut. Selamat berburu tiket!

 

3. Akomodasi

Karena tidak menggunakan jasa open trip atau jasa agen perjalanan, jadi urusan transportasi dan akomodasi haruslah diurus secara mandiri. Untuk hal ini jangan lupa, ajak teman-teman Traveler untuk berlibur bersama agar keperluan dan biaya akomodasi dapat ditanggung bersama.

Seperti halnya mencari tiket pesawat, untuk keperluan penginapan, kini juga sudah banyak situs yang menawarkan harga-harga murah untuk beragam pilihan penginapan. Hanya tinggal menentukan yang sesuai dengan kebutuhan Traveler. Mulai dari dormitory, tipe apartemen, hingga hotel berbintang, bisa Traveler temukan. Untuk masalah harga juga dapat disesuaikan dengan kantong Traveler loh. Maksimalkan penggunaan promo dari beragam situs, ambil harga termurah dari perbandingan yang ada. Diskusikan juga dengan teman-teman Traveler, mengenai kenyamanan, jarak ke tempat wisata, dan kemudahan akses transportasi di sekitar lokasi penginapan.

Untuk dormitory, harga yang ditawarkan biasanya mulai dari di bawah Rp 100 ribu per malamnya. Atau jika Traveler berlibur dengan sejumlah pasukan, Traveler dapat memilih menyewa apartemen atau rumah, agar lebih leluasa, dan harga sewa juga dapat ditanggung bersama para pasukan Traveler. Ini akan menjadi lebih murah dan menghemat biaya akomodasi. Sebisa mungkin tentukan tempat penginapan dari jauh-jauh hari, agar tidak panik kehabisan penginapan ketika sudah mendekati hari H Keberangkatan. Ketika tiket pesawat sudah di tangan, usahakan juga langsung mencari penginapan.

Berdasarkan pengalaman, penginapan dengan 5 anggota pasukan, kami dapat memperoleh harga sekitar Rp 1 juta untuk menginap selama 5 hari 4 malam. Harga yang sangat murah jika dibagi dengan pasukan Traveler. Per orang hanya cukup membayar sekitar Rp 200 ribu saja untuk menginap 5 hari 4 malam. Harga murah bukan berarti fasilitas minimal, kami tetap mendapat fasilitas penginapan seperti pada umumnya, Dua kamar dengan AC, Wi-Fi, Kamar mandi berpemanas air, snack, bahkan termos listrik untuk memasak air.

 

4. Uang saku

Setelah biaya paspor, transportasi, dan akomodasi terpenuhi, Traveler dapat menentukan jumlah uang saku (cash) yang akan dibawa. Ingat, untuk berlibur ke luar negeri, Traveler harus terlebih dahulu menukar rupiah dengan mata uang negara tujuan. Untuk Thailand, rupiah harus ditukar ke Thailand Baht (THB). Perhatikan kurs penukaran saat akan menukar rupiah. Pastikan Traveler menukar saat kurs beli Baht sedang rendah. Tukar secukupnya, perkirakan jumlahnya untuk keperluan selama di negara tujuan, misalnya untuk makan, transportasi selama di sana, biaya masuk ke lokasi wisata hingga untuk membeli oleh-oleh. Untuk hal-hal ini, rencanakan dan alokasikan dana dengan cara mencari berbagai referensi di internet. Ini akan mempermudah Traveler untuk menentukan jumlah uang saku yang akan dibawa.

Sesuai pengalaman, uang saku THB 2.500-THB 3.000 (Rp 1,2 juta-Rp 1,5 juta) cukup untuk keperluan selama 5 hari 4 malam di Bangkok. Jika jumlah ini kurang, pastikan Traveler menyiapkan kartu kredit atau debit yang dapat digunakan di luar negeri. Namun ingat, ini hanya digunakan sebagai cadangan ya, agar budget Traveler tetap terkontrol.

 

5. Makan

Bagi Traveler muslim, mungkin akan mengkhawatirkan hal yang satu ini. Memang di Thailand, muslim menjadi minoritas, tapi hal ini bukan berarti Traveler akan kesulitan mencari makanan halal. Di sejumlah swalayan, bahkan Traveler dapat dengan mudah menemukan makanan ringan atau mi instan (mulai dari THB 15) berlogo halal. Tidak harus mahal untuk membeli yang halal, beberapa makanan halal memiliki harga yang sama dengan yang berlabel non-halal.

Hampir di setiap food court di pusat perbelanjaan atau di tempat wisata juga menempelkan logo halal di stall jualannya. Harganya? Masih terjangkau. Di food court di sekitar Pratunam atau Asiatique misalnya, harga makanan halal yang ditawarkan mulai dari THB 30 (sekitar Rp 15 ribu). Untuk masalah rasa, masih dapat diterima lidah orang Indonesia, karena beberapa makanan khas Thailand seperti Tom Yum, Pad Thai, Kari Hijau, Som Tam dan lainnya sudah cukup populer di Indonesia.

Selain makanan berat, Traveler juga dapat menemukan street food Thailand yang terkenal. Ada sate seafood, mango sticky rice, buah potong, jus, hingga makanan yang bisa dianggap mengerikan, seperti sate kalajengking dan sate serangga. Beragam jenis street food ini bisa dengan mudah ditemukan di berbagai lokasi di Bangkok dengan harga mulai dari THB 35-THB 300.

 

6. Transportasi Selama di Bangkok

Meski dengan budget minimal, Traveler juga tetap dapat berwisata keliling Bangkok. Untuk berkeliling, ada sejumlah pilihan transportasi yang ada di Bangkok, mulai dari BTS, MRT, taksi, tuk-tuk, bus kota, hingga ojek. Pilih sesuai kebutuhan dan lokasi yang akan dijangkau.

Untuk BTS, harga tujuan setiap stasiun bisa jadi berbeda, tergantung jarak. Jarak terjauh akan dikenai harga THB 59 (sekitar Rp 27 ribu) untuk sekali jalan. Cukup mahal memang, jadi gunakan BTS sesuai dengan kebutuhan saja. Agar dapat menikmati Bangkok seperti penduduk lokal, cobalah menggunakan bus kota. Tarif bus kota di Bangkok sangat terjangkau (mulai dari THB 6,5 atau sekitar Rp 3.000 sekali jalan), hanya saja disarankan untuk tidak menggunakan bus kota saat jam padat, karena akan menghambat mobilitas Traveler. Layaknya Jakarta, Bangkok juga kota dengan tingkat kemacetan yang cukup tinggi.

Selain transportasi darat, Traveler juga akan menemukan Transportasi air yang menjadi salah satu moda transportasi pokok di Thailand. Transportasi ini digunakan untuk menyeberangi Chaophraya River. Untuk mencapai lokasi wisata tertentu, termasuk beberapa lokasi ikonik Bangkok, Traveler perlu menggunakan boat untuk menyeberangi Chaophraya. Transportasi air ini dikenakan biaya mulai dari THB 4, murah ya. Meski begitu, di sejumlah titik penyeberangan juga tersedia tiket boat yang lebih mahal untuk tujuan-tujuan tertentu. Jadi, tetap sesuaikan pilihan transportasi dengan kantong dan tujuan Traveler yaa.

 

7. Tempat Wisata

Selama di Bangkok, Traveler dapat berkeliling ke sejumlah tempat wisata yang terkenal. Seperti Grand Palace (THB 500, tiket berlaku selama 7 hari sejak pembelian), Wat Pho (THB 100) dan Wat Arun (THB 50) di hari yang sama. Ketiganya berada di kawasan yang berdekatan. Jadi, jangan sampai terlewatkan untuk mengunjungi ketiganya di hari yang sama. Tiga lokasi ini menghabiskan biaya masuk THB 650.

Jika Traveler ingin berkunjung ke museum yang berbeda dari biasanya, Traveler dapat berkunjung ke Erawan Museum (tiket masuk seharga THB 300 dengan membeli secara online). Museum ini berada di Bang Mueang Mai, Mueang Samut Prakan District. Meski berlokasi di pinggiran Kota Bangkok, namun museum ini tidak kalah menawan dengan lokasi-lokasi wisata yang ada di downtown Bangkok. Di sini Traveler akan disambut oleh patung raksasa dari Gajah berkepala tiga. Ketika memasuki ruangan utama, Traveler akan disambut oleh arsitektur bangunan yang tampak megah dan cantik. Bagi para pemburu konten feed instagram, lokasi ini tidak kalah instagrammable loh dengan lokasi-lokasi lain yang ada di Bangkok.

Untuk wisata di malam hari, Traveler dapat melanjutkan perjalanan dengan boat menuju Asiatique River Front. Untuk masuk ke lokasi ini gratis! Di sini, Traveler dapat berburu oleh-oleh dan beristirahat sejenak untuk makan malam di food court yang ada. Tidak sedikit yang menawarkan makanan halal bagi Traveler muslim.

Tidak hanya Asiatique River Front saja yang dapat dikunjungi secara gratis. Ada Khao San Road, Pratunam (night) Market, China Town, sejumlah pusat perbelanjaan di Bangkok, bahkan hingga Chatuchak Weekend Market. Di tempat-tempat tersebut Traveler dapat berburu kuliner hingga oleh-oleh yang cukup ramah di kantong.

 

8. Oleh-oleh

Ngomong-ngomong soal oleh-oleh, lokasi-lokasi yang sudah disebutkan sebelumnya dapat menjadi beberapa referensi Traveler untuk berburu oleh-oleh. Banyak cendera mata yang dapat menjadi buah tangan dari Negeri Gajah Putih ini. Tidak perlu mahal. Untuk dompet kecil atau gantungan kunci berisi 5-10 buah dihargai THB 100, beberapa penjual bahkan akan menambahkan bonus jika Traveler membeli dalam jumlah banyak.

Soal oleh-oleh makanan ringan dari Thailand, cokelat, makanan instan, hingga Thai Tea yang sudah populer di Indonesia, memang tidak boleh terlewatkan. Beragam merek, ukuran hingga harga ditawarkan. Jika Traveler juga ingin membawa pulang, beberapa makanan ringan ini dijual mulai dari THB 100. Jangan sampai kalap ya, Traveler!

 

Yaa, Thailand memang menjadi salah satu destinasi yang sudah cukup populer bagi para pelancong. Keunikan dan kentalnya budaya yang melekat menjadi salah satu daya tarik. Beragam festival adat dan budaya yang diadakan secara besar-besaran banyak digelar dalam setahun. Mencari referensi di internet bisa menjadi salah satu solusi untuk mendapat bonus menyaksikan salah satu festival yang berlangsung saat Traveler berkunjung ke Thailand. Seperti bulan April ini misalnya, akan berlangsung festival Songkran.

Songkran merupakan tradisi perayaan tahun baru di Thailand. Biasanya berlangsung sekitar pertengahan bulan April, beberapa sumber menyebut libur nasional dalam rangka Songkran berlangsung sejak 12-16 April setiap tahunnya. Di Bangkok, beberapa jalan ditutup untuk lalu lintas, hingga pada perayaan ini, warga lokal dapat melakukan kegiatan perang air. Songkran dirayakan dengan saling melempar air, baik menggunakan pistol air maupun ember yang penuh dengan air. Perayaan perang air ini berlangsung mulai pagi hingga malam hari. Siap-siap basah yaa jika berkunjung saat festival ini berlangsung. Selamat berlibur, Traveler!

 

BERITA TERKAIT
BACA JUGA