Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 24 Apr 2019 10:30 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ketika Venesia 'Pindah' ke Belanda

Eko Rahmadian
d'travelers
Foto 1 dari 5
Desa Giethoorn di Belanda
Desa Giethoorn di Belanda
detikTravel Community - Giethoorn adalah desa di Belanda yang sangat asri dan bersih dengan kanal sebagai moda transportasinya. Inilah Venesia dari Belanda.

Jalan utama di desa ini tidak bisa dilalui kendaraan seperti mobil dan motor, sehingga aktivitas sehari-hari penduduknya otomatis menggunakan kanal yang mengingatkan kita akan kota Venice atau Venesia di Italia.

Terletak di provinsi Overijsell, utara Belanda, Desa Giethoorn dapat ditempuh melalui 1-1,5 jam perjalanan dari Amsterdam. Sistem transportasi yang terintegrasi dan sangat baik di Belanda, sangat memudahkan siapapun yang ingin mengunjungi desa ini, baik menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi.

Desa Giethoorn sangat terkenal hingga mancanegara. Sehingga turis yang berkunjung ke desa ini bisa ribuan setiap harinya dari berbagai negara. Bisa dibayangkan betapa ramainya untuk ukuran kota sekecil ini.

Sehingga bagi Anda yang berencana datang ke Giethoorn, ada baiknya datang pagi-pagi sebelum pukul 11.00 agar tidak terlalu lama mengantre untuk mencoba boat atau perahu menyusuri kanal-kanal dan danau di desa Giethoorn.

Biaya sewa perahu sendiri tidak terlalu mahal, sekitar 20 euro (Rp 320.000) per jam untuk 1 boat kapasitas 4 orang dan sedikit lebih mahal untuk boat dengan kapasitas penumpang lebih banyak. Namun, hati-hati untuk boat jenis ini. Anda harus mengendarai sendiri boat tersebut. Bila membutuhkan driver, maka dikenakan charge tambahan yang lumayan cukup mahal.

Namun, jangan khawatir. Mengendarai boat ini tidak susah. Cukup diajari sekali Anda dijamin langsung bisa. Di desa ini juga ada beberapa akomodasi, restoran serta museum. Juga ada beberapa toko yang menjual suvenir unik khas Desa Giethoorn dengan harga yang cukup terjangkau.

Melihat kebersihan kota ini, saya teringat akan salah satu desa di Bali yang menjadi salah satu desa terbersih di dunia: Desa Panglipuran. Kesamaan dua desa ini adalah kebersihan dan keberhasilannya menjaga ekosistem dan budaya asli walau kebanjiran turis setiap harinya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED