Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 17 Mei 2019 04:35 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Bukan di Bali, Ini di Lumajang

Foto 1 dari 5
Suasana di pelataran tengah Pura Mandara Giri Semeru Agung
Suasana di pelataran tengah Pura Mandara Giri Semeru Agung
detikTravel Community - Bali terkenal dengan banyaknya pura yang indah nan megah. Lumajang juga punya, Pura Mandara Giri Semeru Agung namanya.

Melanjutkan cerita solo traveling saya di Jawa Timur, setelah dari dari kawah Ijen dan Taman Nasional Baluran saya melanjutkan perjalanan ke Lumajang, dengan mengedarai kereta api ke Malang, lanjut naik Bus. Sebelumnya saya sudah menghubungi teman media sosial Instagram Abdi Rahman untuk menemani berkeliling Lumajang.

Malam hari saya sampai di Lumajang, kemudian Abdi menjemput saya di terminal bus dan menuju Rumahnya. Malam itu kami menysun rencana destinasi yang akan kami kunjungi besok pagi. Keesokan harinya, kami sudah siap untuk mengeksplore Lumajang. Tujuan utama yg ingin saya kunjungi adalah Pura Mandara Giri Semeru Agung.

Sekilas tentang Pura Mandara Giri Semeru Agung, merupakan salah satu tempat suci umat Hindu yg terletak di Desa Senduro Kecamatan Senduro, berjarak sekitar 20 km atau 20 menit perjalanan dari pusat kota. Pura ini merupakan pura yang paling dituakan oleh masyarakat Hindu. Hampir setiap hari banyak yg datang untuk melakukan ibadah di pura ini. Tidak hanya dari pulau jawa, umat hindu dari berbagai daerah di luar pulau jawa juga sering ke sini.

Latar belakang pemilihan lokasi pura ini di kaki Gunung Semeru berkaitan dengan mite pemindahan puncak Gunung Mahamèru dari India ke Jawa dengan maksud agar Pulau Jawa tidak jungkat-jungkit, sebagaimana dikisahkan dalam naskah Tantu Panggêlaran. Dengan demikian Gunung Semeru dianggap suci oleh masyarakat Jawa sejak dahulu.

Selain umat hindu, pura ini juga ramai dikunjungi oleh wisatawan domestk dan mancanegara, Bangunan pura dengan arsitektur khas pura-pura di Bali menjadikan daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Saat saya ke sini, saya menyempatkan untuk bersembahyang di dalam pura, sedangkan Abdi menunggu di pelataran luar pura. Suasana pura sangat tenang, angin sejuk daerah pegunungan membuat saya dan Abdi betah berlama-lama di sini. Selesai saya sembahyang, dan melihat-lihat kemegahan bangunan pura bagian dalam, tidak mau melewatkan kesempatan saya dan Abdi mengabadikan beberapa moment  sebelum melanjutkan destinasi lain.

Meskipun letak pura berada di kawasan non Hindu, tapi terlihat jelas kerukunan umat beragama. Sahabat traveler yg ingin berkunjung ke Pura Mandara Giri Semeru Agung selain Hindu bisa dating/ masuk sampai ke pelataran luar, tapi ingat harus jaga kesopanan dalam berpakaian, tingkah laku.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED