Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 08 Mei 2019 14:20 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sarajevo, Pesona Kota Eropa dengan Mayoritas Muslim

Leo Suwandi
d'travelers
Foto 1 dari 5
Panorama Sarajevo
Panorama Sarajevo
detikTravel Community - Nama Sarajevo sebagai ibu kota Bosnia-Herzegovina mungkin belum populer di kalangan traveler. Namun, kota dengan mayoritas umat Muslim ini begitu mempesona.

Bosnia-Herzegovina adalah salah satu negara yang pernah dilanda oleh konflik hebat pada medio 1992 hingga 1996, ketika negara ini berjuang untuk kemerdekaannya dari Yugoslavia. Praktis, banyak kota-kota yang kemudian menjadi arena perang dan banyak menjadi lautan puing bangunan akibat konflik berdarah antar etnis di semenanjung Balkan ini.

Ibukota negara sekaligus kota terbesar Sarajevo juga tak luput dari hujan mortar atau peluru yang dihujamkan oleh Pasukan Serbia yang hendak menggagalkan kemerdekaan negara ini. Sarajevo, bagi yang berkesempatan mengunjungi kota ini adalah cerita mengenai penderitaan, tragedi, kebangkitan serta eksotisme bagi salah satu negara mayoritas Muslim di benua Eropa.

Ada beberapa tempat-tempat yang menjadi saksi sejarah beberapa peristiwa penting yang terjadi di dunia ini. Tunnel of Hope merupakan salah satu dari saksi perjuangan untuk bertahan hidup rakyat Sarajevo. Terletak di Desa Drobinja yang juga menjadi lokasi Bandara Internasional Sarajevo, Tunnel of Hope menjadi satu-satunya pemantik api harapan rakyat Sarajevo yang terkepung pasukan Serbia dari segala sisi.

Dari terowongan sepanjang 340 meter ini lah pasokan makanan, air bersih dan senjata disalurkan oleh pasukan PBB demi menjaga asa perjuangan rakyat Bosnia. Latin Bridge merupakan saksi sebuah peristiwa yang memicu terjadinya salah satu perang terdashyat dalam sejarah manusia yaitu Perang Dunia I.

Di jembatan inilah Pangeran Franz Ferdinand dari kerajaan Austria-Hungaria dibunuh oleh seorang aktivis kemerdekaan ber-etnis Serbia bernama Gavrilo Principe dengan cara ditembak pada 28 Juni 1914. Kejadian ini kemudian memicu kemarahan Kerajaan Austria- Hungaria pada Kerajaan Serbia dan menghasilkan konflik yang masing-masing ditunggangi beberapa negara yang membuat Perang Dunia I akhirnya meletus.

Lantas apa eksotisme dari Sarajevo yang membuat kota ini bisa menjadi pilihan untuk berkunjung? Penduduk Negara Bosnia-Herzegovina secara keseluruhan terdiri dari tiga etnis berbeda, yaitu etnis Bosniak sebagai mayoritas yang beragama Islam, diikuti oleh etnis Serbia yang beragama Kristen Ortodoks dan etnis Kroasia yang beragama Katolik Roma.

Muslim Bosnia sendiri juga merupakan satu-satunya penduduk beragama Islam yang berasal dari etnik Slavic atau berpenampilan seperti bule layaknya berambut pirang atau bermata biru. Mungkin salah satu contoh paling terkenal adalah Edin Dzeko, pesepakbola Bosnia paling terkenal yang kini bermain untuk AS Roma di Italia dan pernah menjadi juara Liga Inggris bersama Manchester City.

Pusat kota Sarajevo sendiri juga menjadi perpaduan menarik dua budaya dan arsitektur yang saling kontras yaitu Turki Ottoman dan Austro-Hungaria. Memasuki area kota tua di satu sisi Anda akan merasa berada di kota Vienna, tapi jika anda melangkah lebih dalam lagi suasana menjadi seperti di Istanbul.

Belum lagi kuliner lokal Cevapi yang sangat menyerupai kebab Turki dan banyaknya pedagang souvenir yang menjual Devil Eye yang identik dengan oleh-oleh khas Turki benar-benar menambah aroma yang berbeda dengan negara Eropa lainnya.

Landmark paling terkenal dari kota Sarajevo yaitu Bascarsija yang menjadi pusat perniagaan atau Grand Bazaar ala Turki pada masa Ottoman yang berdiri pada tahun 1462 dan didirikan oleh Jenderal Ottoman bernama Isa-Beg Ishakovic dengan air mancur ikonik ala Ottoman yang disebut sebagai Sebilj di tengahnya.

Saat ini Bascarsija menjadi tempat utama untuk berkumpul serta sebagai sentra suvenir khas Bosnia dan sedikit menegaskan Sarajevo sebagai Little Istanbul di daratan Balkan.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED