Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Rabu, 29 Mei 2019 14:55 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Sudah Pernah Ke Karst Terbesar Indonesia?

Foto 1 dari 5
Adanya kolam bekas sawah memantulkan bebatuan karst menjadikan desa Berua terlihat indah.
Adanya kolam bekas sawah memantulkan bebatuan karst menjadikan desa Berua terlihat indah.
detikTravel Community - Mungkin traveler sudah pernah dengar tentang Rammang-rammang. Selain punya goa berlian, tempat ini menjadi karst terbesar Indonesia lho!

Perjalanan ke Rammang-rammang saya lakukan karena memiliki waktu beberapa jam transit di Makassar. Saya dan 3 teman baru yang saya temui di Makassar memutuskan untuk rental mobil dan pergi ke Rammang-rammang.

Rammang-rammang dalam bahasa Makassar memiliki arti sekumpulan awan atau kabut. Dinamai demikian karena seringnya tempat tersebut ditutupi kabut atau awan. Dimana hampir semua tempat tertutup oleh awan atau kabut.

Menempuh perjalanan sekitar 2 jam dari Bandara, kami pun tiba di pintu masuk wisata Rammang-rammang. Untuk eksplor tempat ini pengunjung perlu sewa klotok, kami membayar 200ribu untuk 4 orang.

Sebenarnya ada beberapa lokasi yang bisa dieksplor di sini, berhubung waktu yang terbatas, maka atas saran teman saya yang sudah pernah ke sini. Kami memutuskan untuk eksplor Desa Berua saja.

Sepanjang naik klotok, saya dibuat takjub oleh pemandangan yang ada. Usut punya usut ternyata rammang-rammang katanya adalah tempat karst terbesar ketiga di dunia setelah China Selatan dan Vietnam. Pantas saja indah banget.

Tidak lama, klotok kami menepi, pertanda kami sudah sampai di Desa Berua. Membayar tiket sebesar 5000 ribu rupiah, kamipun mulai menyusuri desa ini.

Begitu memasuki desa Berua, hal pertama yang ada di pikiran saya adalah "Woww, ada view beginian ternyata di Indonesia". Serius seindah dan semegah itu sih tempatnya.

Desa Berua ini cukup luas dan memiliki spot yang cukup beragam. Ada bebatuan besar yang disebut karst, lalu ada sawah hijau membentang, kolam bekas sawah yang berair jernih, goa yang indah serta tebing menjulang tinggi. Bisa dibilang tempat ini komplit deh.

Haus setelah mengelilingi desa, para pengunjung bisa banget minum air kelapa yang dijajakan di beberapa spot. Menikmati kelapa sambil melihat sekeliling serasa damai sekali.

Tidak terasa waktu semakin sore, saya dan ketiga teman harus segera kembali ke bandara. Wah lumayan banget jadi alternatif daripada bosan nunggu di Bandara. Enggak terasa udah harus terbang lagi aja. Jadi kalau d'traveler harus transit lama di Makassar, wajib banget mampir ke sini.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
NEWS FEED