Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 12 Agu 2019 13:42 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Serunya Menjelajah New South Wales, Australia

Foto 1 dari 5
Sydney Opera House
Sydney Opera House
detikTravel Community - Menikmati 2 kota di New South Wales, Australia dengan tipe kota yang berbeda ternyata menyenangkan! Yuk simak, siapa tahu bisa jadi referensi untuk traveling berikutnya.

Apa sih yang menarik dari Australia? Pertanyaan tersebut cukup sering mengganggu pikiran saat itu. Kalau kita ingin melihat dunia masa lalu, negara-negara di Eropa merupakan tempat yang tepat. Kalau ingin sejenak melihat masa depan, United Arab Emirates jawabannya. Namun bagaimana dengan Australia? Hal apa sih yang bisa membuat berdecak kagum?

Semua pertanyaan seolah sirna saat mendapatkan kesempatan untuk bertandang ke negara dengan julukan Down Under itu, bahkan sejak saat keluar dari Sydney Kingsfordsmith International Airport. Kata pertama yang bisa diucap saat itu adalah waaah! Mungkin untuk sebagian orang yang sudah pernah menginjakkan kaki di Australia terlihat norak, tapi untuk saya yang baru pertama kali keluar dari benua Asia, segala hal tentang Australia membuatku berkata waaah! Mulai dari kemajemukan orang-orangnya, suhu udara, bahkan melihat plat nomor saja membuatku bahagia! Ditambah, saat ke Australia aku berkesempatan untuk singgah dua kota di New South Wales, yaitu Sydney, dan satu kota kecil yang mungkin tidak semua orang tahu, Wollongong. Tentu saja itu membuat pengalaman yang amat sangat berkesan untukku.

Mengagumi Sydney dengan segala gemerlap dan kemodernannya

Saat menulis artikel ini, saya bingung harus bercerita darimana. Karena semua tempat di Sydney sangatlah pantas untuk dikunjungi. Mungkin saya harus mulai dari the one and only icon Australia, yaitu Sydney Opera House. Kalau kata orang-orang, belum ke Australia kalau belum mengunjungi Sydney Opera House. Bangunan ikonik dengan bentuknya yang mirip cangkang itu berhasil memikat hati saat melihatnya dari kejauhan. Kalau lihat dari foto sepertinya kecil ya, tapi saat kita berkeliling ternyata lumayan menguras tenaga juga lho! Dari Sydney Opera House, traveler juga bisa melihat Harbour Bridge yang kalau di foto-foto internet selalu disandingkan dengan Opera House itu loh. Kalau lagi beruntung, kalian bisa foto dengan pemandangan Harbour Bridge dibelakangnya. Soalnya terkadang ada kapal pesiar yang singgah di Darling Harbour dan jadinya foto sama kapal pesiar, deh.

Oh iya, saran saya nih, kalau mau mengunjungi Sydney Opera House dan Harbour Bridge lebih baik datang sore hari hingga agak petang. Karena pemandangannya indah! Kalian bisa mendapatkan sunset dan juga gemerlap lampu-lampu kota disana. Terlebih lagi kalau kalian merencanakan kedatangan kalian sekitar bulan Juni, karena akan ada festival Vivid Sydney, dimana Sydney Opera House akan disinari lampu warna-warni dan diiringi musik yang sangat memanjakan telinga kita dan sayang untuk dilewatkan. Karena cuma setahun sekali, guys!

Kemudian kalau traveler mau berbelanja oleh-oleh dimana sih? Jawaban yang dapat direkomendasikan adalah Paddy's Market! Tempat ini gila sih menurut saya. Kenapa gila? Bayangkan saja, jaket hoodie dengan tulisan AUSTRALIA bisa kalian dapatkan hanya dengan 10 AUD alias Rp 100 Ribuan kalau dirupiahkan. Jadi kalau cuma mau beli gantungan kunci ataupun magnet kulkas ngga perlu pikir ribuan kali ya. Kapan lagi gitu kan punya kenang-kenangan gantungan kunci dengan boneka koala yang bergelantungan? Hehehe.

Untuk urusan perut, jangan khawatir. Sydney punya banyak restoran yang masih dapat memanjakan lidah kita yang tidak terbiasa dengan roti-rotian ala bule. Sederet makanan cepat saji, restoran India dan Thailand masih banyak bertebaran di Sydney. Kalau mau effort lebih, bisa kok googling restoran Indonesia dekat University of New South Wales. Pokoknya aman deh urusan perut! Masalah ibadah gimana buat yang muslim? Ini juga hal yang membuatku amazed, sih. Karena ternyata cukup banyak masjid di Sydney dan nyaman sekali untuk beribadah. Sempat under estimate dengan minoritas muslim di Sydney, tapi ternyata fasilitas rumah ibadah pun dipikirkan dengan cermat oleh pemerintah. Salut!

Wollongong, Kota Kecil yang Nyaman

Sebelum mengunjungi Wollongong dan meninggalkan gemerlapnya Sydney, saya yang saat itu memilih perjalanan dengan mobil sempat singgah di Baldhill Headland Reserve. Dari tempat ini kita bisa melihat garis pantai New South Wales yang indah sekali. Sambil menikmati es krim, bersantai sejenak di Baldhill juga sangat mengasyikkan. Kalau menurut teman di Australia, tempat ini merupakan pemberhentian wajib untuk turis yang ingin menjelajah New South Wales.

Saat tiba di Wollongong yang berjarak dua jam perjalanan dari Sydney, saya rasa kota ini amatlah worth to visit. Rupanya Wollongong memiliki pantai yang sangat indah dengan mercusuar dan meriam yang dulu sempat digunakan saat perang dunia. Tempat tersebut bernama Flagstaff Hill Park, terletak 10 menit berkendara dari stasiun North Wollongong. Laut biru dan hamparan rumput berwarna hijau mewarnai pinggiran kota kecil ini.

Untuk berkeliling kota ini, tidak perlu khawatir tentang kendaraan. Bus kecil siap mengantar kalian pergi menjelajahi setiap sudut kota ini dengan gratis, iya, gratis! Kenapa gratis? Karena kota ini dasarnya memang kota pelajar yaa, jadi sepertinya pemerintah juga menyesuaikan fasilitas untuk pelajar. Berbeda dengan Sydney, kota ini cocok untuk traveler yang menginginkan liburan santai. Benar-benar cocok untuk mengakhiri liburan di Australia.

Namun ternyata perjalanan di Australia meninggalkan mimpi baru untukku. Terlintas di pikiran untukku sedikit mengintip kemajuan di masa depan yang ditawarkan oleh Dubai. Negara yang sangat kaya, yang bahkan menurut saya, tidak akan mengalami kemiskinan sampai dunia ini berakhir. Menikmati keindahan dunia saat senja dari gedung tertinggi di planet ini, Burj Khalifa, adalah my first thing to do jika diberi kesempatan ke Dubai. Membayangkannya saja membuat tersenyum. Ditambah lagi jika berkesempatan untuk mengunjungi desert safari di Dubai yang tidak dimiliki oleh negara lain di dunia ini. Berlagak orang kaya dengan berfoto bersama mobil-mobil mewah milik miliarder Dubai, meskipun sedikit memalukan, tapi mungkin akan menjadi pengalaman yang tak akan terlupakan bagi saya.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA