Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 23 Agu 2019 12:39 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Menikmati Pesona Gunung Bromo Lebih Dekat

Devy Rizkillah
d'travelers
Foto 1 dari 5
Kawah Bromo
Kawah Bromo
detikTravel Community - Siapa yang tidak kenal dengan Gunung Bromo. Spot Wisata di Jawa Timur ini selalu jadi idola wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Gunung Bromo merupakan salah satu gunung berapi yang masih aktif di Jawa Timur. Gunung yang memiliki ketingggian 2.329 meter diatas permukaan laut ini terdapat dikawasan empat wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan,dan Kabupaten Lumajang. Gunung Bromo mempunyai kawah dengan garis tengah ± 800 meter arah utara-selatan dan ± 600 meter arah timur-barat. Gunung Bromo menjadi salah satu objek wisata yang paling terkenal di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Siapa sih yang tidak tahu Gunung Bromo? Sebagai salah satu destinasi wisata, Gunung Bromo ini masih perlu diwaspadai karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.

Untuk itu terdapat daerah bahaya yaitu lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Gunung Bromo masih satu kawasan dengan Gunung Semeru, yaitu kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang luas 800 km. Walaupun tidak sebesar gunung-gunung lain yang berada di Jawa Timur, Gunung Bromo tetap mempunyai keunikan tersendiri sebagai tempat wisata bahkan pesonanya terdengar sampai mancanegara.

Nama Gunung Bromo konon berasal dari kata Brahma, yaitu salah satu Dewa di agama Hindu. Masyarakat sekitar Gunung Bromo juga sebagian besar menganut agama Hindu. Penduduk sekitar Gunung Bromo biasanya disebut Suku Tengger, yaitu ras dari Suku Jawa yang merupakan keturunan Majapahit.

Suhu disekitar Bromo berkisar antara 3-20 derajat Celcius. Untuk itu siapkan segala perlengkapan untuk melakukan pendakian, seperti sarung tangan, jaket atau sweater, dan kupluk. Namun apabila anda tidak membawa itu semua terdapat para pedagang disekitar gunung yang menjualkan semua peralatan dan perlengkapan pendakian. Selain peralatan pendakian, pedagang juga menjual souvenir khas Gunung Bromo dengan harga yang berariasi.

Spot wisata yang pertama ada sunrise. Sunrise atau matahari terbit merupakan fenomena paling terkenal di Gunung Bromo. Untuk dapat melihat sunrise, para wisatawan harus menuju ke Puncak Penanjakkan. Terdapat empat Puncak Penanjakkan yang dapat digunakan untuk melihat sunrise yaitu Pananjakkan 1, Bukit cinta atau Love Hill, Titik Sruni, Bukit Kingkong, dan Puncak B29. Biasanya para wisatawan yang telah melakukan pendakian dari tengah malam, akan sampai di titik menuju Puncak Penanjakkan saat dini hari. Saat menjelang fajar, dilakukan pendakian ke Puncak Penanjakkan. Ketikat melihat sunrise itulah semua rasa lelah di badan hilang. Semua terbayarkan dengan keindahan ciptaan Tuhan yang sangat luar biasa.

Setelah melihat sunrise, para wisatawan akan diarahkan untuk bertolak menuju Kawah Gunung Bromo. Untuk melihat kawah, kita harus melakukan pendakian 250 anak tangga. Namun jangan khawatir, bagi yang tidak ingin kelelahan mendaki disediakan transportasi hewan sewaan yaitu kuda untuk membantu melakukan pendakian. Kandungan Belerang aktif yang terdapat pada kawah membuat bau Belerang cukup tajam untuk menusuk hidung.

Poin wisata lain yang berada di Gunung Bromo yaitu Pasir Berbisik. Pasir Berbisik merupakan lautan pasir yang berada diketinggian tidak jauh dari kawah gunung. Hamparan pasir ini membentuk garis-garis elok dan memanjakkan mata. Dinamakan Pasir Berbisik karena apabila tertiup angin, maka akan ada suara seperti bisikan yang keluar dari hamparan pasir.

Spot wisata yang terkenal lainnya yaitu Bukit Teletubbies. Pertama kali mendengar namanya pasti anda bertanya, kenapa namanya Bukit Teletubbies? Anda pernah melihat bukit yang terdapat pada serial televisi anak teletubbies bukan? Ya! Warnanya yang hijau dan penuh dengan bukit-bukit raksasa ini akan mengingatkan anda dengan serial tv teletubbies. Sebenarnya nama dari Bukit Teletubbies ini adalah Padang Savana. Padang Savana penuh dengan bukit hijau yang luas dan elok akan sangat memanjakkan mata.

Saya ingin ke Dubai karena saya ingin merasakan atmosfer arabian secara langsung, bukan hanya dari televisi ataupun internet. Saya ingin melihat kegigihan manusia untuk menggapai langit melalui sebuah bangunan bernama Burj Khalifa, dan saya ingin melihat keindahan ciptaan Tuhan yag tidak hanya ada di Indonesia. Ketika saya sampai di Dubai, hal yang akan saya lakukan pertama kali adalah bersyukur dapat melihat keindahan Dubai yang biasanya hanya saya lihat melalui media. Saya ingin bermain di padang pasir, menaiki Burj Khalifa, dan ke Miracle Garden. Jika saya berangkat ke Dubai, ini akan menjadi wisata kali pertama saya di luar negeri. Wisata pertama kali saya menggunakan pesawat, dan perjalanan wisata yang akan sangat terekam dalam otak saya karena semuanya adalah kali pertama.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA