Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Sabtu, 07 Des 2019 14:18 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Pengalaman Solo Traveling Berkesan ke Labuan Bajo

Lutfi Syahroni
d'travelers
Foto 1 dari 5
Spot paling hitz di instagram
Spot paling hitz di instagram
detikTravel Community - Liburan tak harus selalu bersama teman atau keluarga. Terkadang solo traveling sendirian bisa jadi sangat berkesan, seperti cerita satu ini.

Saya punya pengalaman menarik tentang kecintaan sayapada dunia traveling. Dimulai dari bergabungnya saya pada salah satu open trip dengan destinasi Nusa Penida. Saya ke sana bersama dengan 1 orang teman.

Pada group open trip tersebut, ada salah satu kenalan saya yang traveling sendirian. Saya pun bertanya tanya pada diri saya sendiri, apa ya enak liburan kok sendirian? Apa nggak kesepian tuh waktu di jalan?

Saya pun ingin sekali merasakan bagaimana enaknya solo travelling. Lalu saya memutuskan untuk menuju Labuan Bajo sendirian. Memang saya ikut open trip juga soalnya kalo sewa kapal sendirian, rasanya kemampuan dompet ini tidak bisa memenuhinya.

Akhirnya saya berangkat dari kost ke Bandara Juanda sendirian pake sepeda motor. Saya mulai kesepian di situ. Saya menepikan sepeda dan memasang headset di dalam helm, lalu suasana hati mulai berubah, sedikit lebih tenang dan terhibur.

Di bandara, saya benar benar merasa sendiri. Tak ada satu orang pun yang saya kenal di sana. Saya putuskan untuk mengaji.

Tak lama kemudian saya harus boarding. Tak berbeda dengan di bandara, di dalam pesawat pun saya masih merasa sendiri, hanya hp dan headset yang setia menemani.

1 jam kemudian saya sampai di Bandara Lombok untuk transit, sangat lama sekitar 5 jam. Ternyata ada duta wisata yang sedang berkunjung ke Lombok, jadi banyak atraksi wisata yang ditampilkan, saya pun cukup terhibur dengan hiburan gratis ini.

Di Bandara Lombok saat menunggu untuk boarding, ada seseorang yang mengajak berbicara, ternyata dia orang asli Labuan Bajo. Berutungnya saya, jadi bisa bertukar informasi dengannya.

Tetapi saya tidak duduk berdekatan dengannya saat di dalam pesawat, jadi kami berpisah di dalam pesawat. Namun bertemu lagi di Bandara Komodo, tetapi tak lama karena dia sudah dijemput keluarganya.

Saya pun berfikir 2x untuk menyewa taksi, karena tarifnya yang mahal. Lalu ada bis Damri yang sedang ngetem di depan bandara, langsung saya berlari ke arah sana, karena pasti tarifnya murah. Saya pun membuka omongan dengan sopir dan kondektur bisnya karena saya rasa mereka ramah, saya pun merasa punya teman baru.

Ada sepasang turis asing juga di dalam bus yang saya tumpangi. Kru bus tidak ada yang bisa bahasa Inggris. Mereka pun meminta saya untuk berbicara dengan turis tersebut dan ternyata mereka menginap di hotel yang sama dengan saya.

Saat sampai hotel, saya berpisah dengan turis tersebut karena beda kamar. Sorenya saya memutuskan berjalan jalan sendiri di dermaga. Pemandangannya sangaat indah, tapi saya merasa kesepian. Saat saya duduk sendiri ada seseorang yang duduk di samping saya, ternyata warga lokal, dia sangat ramah.

Malamnya saya bertemu dengan teman open trip yang sebelumnya belum saya kenal, namanya Yuleq. Dia asyik banget. Kita berdua sama-sama baru pertama kali solo travelling. Kami pun bertukar ilmu malam itu.

Kami berdua 1 kapal dan saat pertama kali naik kapal, kami berdua dikira sepasang suami istri yang honeymoon karena terlihat akrab. Padahal baru kenal tadi malam.

Di dalam kapal saya bertemu dengan orang-orang hebat dan keren dari seluruh Indonesia. Kami saling bertukar ilmu di sana. Mereka semua ramah sudah seperti keluarga yang baru bertemu. Saya sama sekali tidak merasa kesepian setelah itu.

Btw, untuk liburan di Labuan Bajo ini, saya cuma menyediakan budget 3jt an include tiket pesawat by tiket.com dan paket wisata sailing komodo 3D2N.
BERITA TERKAIT
BACA JUGA