Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 09 Jul 2020 13:53 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Belanda Juga Punya Situs Megalitikum

Foto 2 dari 5
Papan informasi tentang Hunebed terbesar D 27
Papan informasi tentang Hunebed terbesar D 27
detikTravel Community -

Situs-situs arkeologis memang menarik untuk dikunjungi. Di Belanda situs pemakaman batu dari masa megalitikum banyak ditemukan di Provinsi Drenthe.

Bangsa Belanda, seperti juga bangsa-bangsa lainnya di dunia, menyimpan sejarah peradabannya yang telah dilewati selama beberapa generasi. Periodisasi kesejarahan itu bisa kita saksikan dan nikmati selain di museum, juga di situs-situs arkeologis yang dibuka untuk umum.

Salah satu situs arkeologis terkenal di Belanda adalah Hunebedden. Hunebedden adalah susunan batu-batu besar dari masa megalitikum, yang berfungsi sebagai tempat pemakaman.

Menurut para arkeolog yang meneliti tentang situs ini, besar kemungkinan Hunebedden ini adalah pemakaman dari nenek moyang bangsa Belanda yang hidup sekitar 5000 tahun yang lalu. Di bawah susunan batu-batu besar itu akan digali lubang, selain untuk mayat, juga barang-barang peninggalannya. Mereka beranggapan bahwa ada kehidupan lain menantinya setelah kematian, dan mereka akan membutuhkan barang-barang miliknya di dunia lain tersebut.

Di Provinsi Drenthe, Belanda diperkirakan ada lebih dari 50 situs pemakaman batu arkeologis yang tersebar di beberapa desa atau wilayah. Desa Borger menjadi lokasi penemuan hunebed terbesar, sehingga dikenal sebagai pusat kota Hunebed.

Berada di sekitar Hunebed centrum atau Museum Hunebed, kita bisa menemukan situs pemakaman batu terbesar yang panjangnya sekitar 22,5 meter, salah satu batu terbesarnya berbobot sekitar 20.000 kg, situs ini diberi kode Hunebed D27. Situs ini ditemukan sekitar tahun 1684.

Hunebed lainnya dapat kita temukan di desa-desa lain sekitar Desa Borger. Kita dapat memilih rute pendek (2,5 km), sedang (5 km) atau panjang (10 km lebih), menuju situs lainnya. Ditempuh dengan berjalan kaki atau bersepeda.

Ternyata asyik juga menjelajahi situs-situs megalitikum dari masa prasejarah!

BERITA TERKAIT
BACA JUGA