Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Kamis, 06 Agu 2020 18:41 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Seharian Keliling Hanoi, Ini Tempat Wisatanya

riswihani
d'travelers
Foto 3 dari 5
Transportasi alternatif untuk Hanoi City Tour dengan Hop On Hop Off
Transportasi alternatif untuk Hanoi City Tour dengan Hop On Hop Off
detikTravel Community -

Kota Hanoi bisa jadi tempat liburanmu selanjutnya. Berkeliling kotanya bisa dirampungkan dalam satu hari saja.

Traveler bisa mengelilingi Hanoi dalam waktu sehari dengan budget hemat bermodalkan mobil rental yang dipesan melalui aplikasi online dengan harga Rp 400.000an (kapasitas 4 orang).

Biaya ini bisa sharing sehingga dapat menekan pengeluaran. Kalian bisa mengunjungi banyak objek wisata popular serta kuliner dan mencicipi aneka kopi Vietnam yg terkenal kelezatan rasanya. Supir di Hanoi pun cukup mahir berkomunikasi dengan bahasa Inggris, terutama bahasa sehari-hari.

Saya pergi ke Hanoi bertiga dengan teman, hari pertama langsung memulai petualangan. Landing di Noi Bai International Airport Hanoi jam 08.40 pagi waktu setempat.

Kemudian saya dijemput mobil rental yang saya sewa melalui aplikasi online juga seharga Rp 130.000an, untuk jasa oneway mengantarkan dari airport ke central city.

Saya memilih tujuan ke Hotel tempat kami menginap sebagai lokasi meeting point penjemputan rental mobil paket keliling Hanoi. Tujuan pertama saya ke lokasi terdekat yaitu Hoan Kiem Lake yang merupakan danau air tawar di pusat kota Hanoi.

Biasanya danau ini juga digunakan sebagai tempat alternatif warga lokal untuk berlibur menjauh dari kebisingan kota. Danau ini mengelilingi Kuil Ngoc Son, sebuah pagoda yang terletak di tengah pulau kecil bernama Pulau Jade atau Giok, dan dapat diakses melalui jembatan Huc atau Matahari terbit.

Dari sini kami melanjutkan perjalanan ke Lenin Park atau Thong Nhat Park Hanoi yang dibangun sebagai rasa hormat Vietnam kepada Lenin serta simbol harapan untuk menyatukan kembali orang-orang di seluruh negara dalam perang.

Tempat ini buka setiap hari jam 07.00-22.00 waktu setempat dengan biaya masuk 4.000 VND/orang. Di sini kami berkeliling sekitar 20 menit untuk berfoto-foto. Kemudian menuju ke Opera House Hanoi yang berlokasi di pusat kota dan di dirikan oleh pemerintah kolonial Perancis.

Jalan raya di sekitar bangunan ini sangat lebar dan banyak terdapat sightseeing bus yang memulai start point di depan gedung ini. Puas berkeliling di sini, kami pun makan siang.

Selesai makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke destinasi kelima Cha Tran Quoc /Pagoda Tran Quoc yaitu kuil Buddha tertua di kota ini.

Pegoda di dominasi warna merah karena dalam budaya China dan Vietnam, merah melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Ada banyak simbolisme Buddha di kuil ini. Seperti simbol "roda delapan" yang melambangkan Jalan Mulia Beunsur Delapan.

Pengunjung yang beribadah ke kuil ini juga memberi persembahan makanan atau sejumlah uang sebagai hadiah bagi para dewa agar mereka diberikan keberuntungan yang diharapkan.

Pukul 14.30 waktu setempat kami naik ke mobil kembali untuk menuju ke Temple of Literature yaitu Kuil Konfusius di Hanoi. Tempat ini sangat menyenangkan untuk berjalan-jalan santai karena cukup teduh.

Sebelum hari menjelang sore, kami bergegas untuk kembali ke mobil untuk menuju ke destinasi selanjutnya yaitu Vietnam Museum Ethnology yang buka dari jam 08.30 -17.30 waktu setempat.

Museum ini terkenal akan koleksinya yang berkaitan dengan etnis minoritas Vietnam. Selain itu terdapat contoh-contoh rumah desa traditional yang disajikan dalam bentuk miniatur lengkap dengan beberapa perlengkapan rumahnya.

Tampilan setiap barang pun dilabeli dengan baik dalam bahasa Vietnam, Prancis dan Inggris. Harga tiket untuk orang dewasa 40.000 Dong. Di bagian sisi luar museum terdapat cafe yang cukup besar dengan menu beberapa makanan khas Vietnam dan western.

Selain itu kita juga bisa menikmati banyak jenis minuman di sini, mulai dari kopi Vietnam, teh hangat dan beragam fresh juice yang cocok untuk dinikmati bersama makanan ringan di cafe.

Dari sini, destinasi selanjutnya adalah Mausoleum Presiden Ho Chi Minh. Bangunan ini berfungsi sebagai tempat peristirahatan Pemimpin dan Presiden Revolusi Vietnam serta Presiden Ho Chi Minh di Hanoi.

Saat ini bangunan Mausoleum dibuka untuk publik. Jenazah Presiden Ho Chi Minh yang diawetkan disimpan di aula tengah makam dan dijaga oleh penjaga kehormatan militer.

Tubuhnya diletakkan di dalam tempat kaca dan diberi cahaya lampu agak redup. Bagian depannya terdapat tulisan Chu Tich Ho-Chi-Minh (Presiden Ho Chi Minh) di atasnya.

Spanduk di sebelahnya bertuliskan Nuoc Cong Hoa Xa Hoi Chu Nghai Viet Nam Muon Nam yang memiliki arti Hidup Republik Sosialis Vietnam.

Masih satu area dengan Mausoleum, kami berjalan ke sisi lain yang berjarak sekitar 1 km, dimana kami bisa menemukan bangunan unik yang berada di tengah danau mungil yaitu One Pilar Pagoda yang merupakan kuil Buddha bersejarah di Hanoi yang di dominasi warna merah mencolok.

Kuil ini dianggap sebagai salah satu dari dua kuil paling iconik di Vietnam. Kuil ini dibangun dari katu di atas pilar batu berdiameter 1,25 m dan tinggi 4 km, dan dirancang menyerupai bunga lotus yang merupakan simbol kemurnian Buddha, karena bunga lotus tumbuh dengan indah di kolam.

Kemudian kami menuju coffee shop unik di sudut persimpangan jalan untuk menikmati secangkir kopi, sebelum menuju ke Lotte Tower yang memiliki observation deck di lantai 65 dengan glass floor di sebagian areanya.

Harga tiket VND 230.000/orang. Disini kita bisa menikmati city view dari ketinggian. Sebelum kembali ke Hotel kami berwisata kuliner hingga menjelang tengah malam. Begitulah keseruan saya seharian berkeliling Hanoi, sebelum pergi ke Ha Long Bay di hari berikutnya.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA