Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Jumat, 14 Agu 2020 13:45 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Berkeliling Kampus Terindah di China Universitas Xianmen

Satria Gunawan
d'travelers
Foto 1 dari 5
Gerbang kampus Xiamen University dengan pegunungan di kejauhan sebagai backgroundnya
Gerbang kampus Xiamen University dengan pegunungan di kejauhan sebagai backgroundnya
detikTravel Community -

Universitas Xiamen merupakan kampus yang diklaim sebagai sebagai kampus terindah di China. Seperti apa ya?

Area kampus Universitas Xiamen berada di kaki bukit, menghadap laut dan dikelilingi oleh Teluk Xiamen. Kampus itu adalah atraksi wisata dan destinasi turis populer bagi warga lokal maupun luar kota Xiamen sendiri, bukan sekadar tempat belajar.

Terlepas dari keindahan alamnya, Xiamen University juga mempunyai reputasi sebagai salah satu universitas dengan kualitas akademik yang baik dengan posisinya sebagai salah satu universitas top di area selatan China (Top 15 dari lebih 2000 universitas di Cina).

Di tahun 2018, aku berkesempatan untuk mengunjungi universitas kenamaan di China tersebut. Berikut pengalamanku saat berkunjung ke sana.

Sesuai namanya, Xiamen University terletak di kota Xiamen yang merupakan Prefecture level city dan berada di Provinsi Fujian, China. Kota ini merupakan salah satu kota besar dan cukup modern di Cina dengan budaya Hokkien yang sangat kental. Bahkan, beberapa pengumuman dalam layanan publik di kota ini juga disiarkan dalam bahasa hokkien, selain bahasa mandarin tentunya.

Untuk menuju kota Xiamen sendiri terbilang cukup mudah. Transportasi baik darat (kereta api dan bus) ataupun udara (pesawat) menjangkau kota ini dengan koneksi yang baik. Di China terdapat maskapai penerbangan berbasis di Xiamen, Xiamen Airline, sehingga otomatis menjadikan cukup banyak lalu lintas udara yang menuju kota ini baik dari dalam maupun luar negeri China.

Aku sih menggunakan transportasi kereta api peluru untuk mencapai kota ini dari Shanghai. Interior dan situasi kereta yang baik menjadikan perjalanan selama sekitar tujuh jam-an ini terasa nyaman.

Sampai ke kota Xiamen dan menuju lokasi kampus, traveler dapat menggunakan banyak bus lokal dengan tujuan Kuil Putuo Selatan (Nanputuo Temple). Gerbang selatan dari Xiamen University ini jaraknya sangat dekat dari kuil ini dan dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Traveler juga dapat mempertimbangkan untuk mampir dan mengunjungi kuil yang menarik ini karena kedekatan lokasinya, seperti yang aku lakukan juga. Sesampainya di gerbang kampus, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul 18.00, namun langit masih terang.

Saat itu, kebetulan memang di pertengahan tahun yang merupakan saat musim panas, namun karena waktu itu sudah cukup sore, rasanya cuaca cukup sejuk dan nyaman. Gerbang Xiamen University terlihat menarik dengan background pegunungan kejauhan di belakang. Tanpa membuang waktu lagi, aku pun segera memasuki gerbang dan mulai menjelajah area kampus.

Memasuki lingkungan kampus, kesan pertama suasana kampus yang hijau langsung membuatku nyaman. Aku melihat area promenade utama kampus yang kiri kanannya ditanami pohon-pohon palem seperti di area tropis, yang memungkinkan karena posisi kota ini yang masih berada agak selatan mendekati garis khatulistiwa.

Matahari sore hari bersinar dengan lembut dan banyak orang yang kelihatannya adalah para mahasiswa berkumpul santai diarea ini. Banyak yang duduk-duduk di rerumputan taman menikmati suasana, sebagian lagi berlalu lalang dari atau menuju tempat ini.

Tidak jauh memasuki gerbang, aku menemukan patung dari Founder Xiamen University bernama Mr Tan Kah Kee, yang merupakan seorang pemimpin patriotik dari warga China di depan gedung Memorial Hall.

Universitas Xiamen itu dibangun pada tahun 1921 pada area seluas 167 ha (dalam perkembangannya, Xiamen university dibangun pada daerah-daerah lain termasuk Malaysia). Arsitektur bangunan-bangunan yang ada disini terlihat menarik dengan kombinasi Arsitektur western Victoria era style dengan arsitektur tradisional China.

Kompleks kampus di Universitas Xianmen terdiri dari kombinasi bangunan tinggi, auditorium, asrama, perpustakaan dan bangunan-bangunan akademik lainnya, masing-masing memiliki arsitektur yang tidak kalah menarik dan berpadu dengan keindahan alami taman-taman dan danau. Bangunan gedung tertinggi, gedung Kaisi dengan logo universitas pada dindingnya dibangun oleh pengajar dan mahasiswa dari departemen arsitektur dan sipil Xiamen University dan merupakan landmark dari kampus.

Auditorium Jiannan menggabungkan arsitektur China klasik dengan ide amphitheater dari Yunani dengan warna dominan abu krem yang kesannya modern. Bangunan perpustakaan dengan koleksi lebih dari 3.5 jt buku disini bentuknya sangat menarik dengan gaya arsitektural China modern dengan atap miring yang landai tidak simetris dan dominasi warna hijau dengan Danau Furong sebagai foregroundnya.

Sepanjang perjalanan, area kampus dipenuhi orang-orang yang duduk-duduk santai, sambil mengobrol dan menikmati pemandangan sekitar : di taman-taman, pinggir danau, atau tangga-tangga menuju bangunan kampus. Suasananya nyaman dan sedikit romantis, apalagi ketika semakin malam matahari makin berwarna keemasan. Di perairan danau aku melihat beberapa pasang angsa yang sedang berenang dengan tenang.

Setelah berkeliling area kampus, aku mencari spot yang nyaman untuk beristirahat dan turut menikmati pemandangan danau area kampus. Rasanya damai dan menyenangkan.

Tidak lupa tentunya aku mengambil beberapa foto-foto pada spot-spot menarik untuk diabadikan. Hmmm, Pantaslah kiranya Xiamen University ini dinobatkan sebagai salah satu universitas terindah di China. Bagaimana, apakah anda tertarik mengunjungi kampus ini atau malah sekaligus menempuh pendidikan di sana?

***

Traveler yang hobi berbagi cerita perjalanan, yuk kirim artikel, foto atau snapshot kepada detikTravel di d'Travelers. Link-nya di sini.



BERITA TERKAIT
BACA JUGA