Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Minggu, 22 Nov 2020 13:54 WIB

D'TRAVELERS STORIES

Ini Serunya Festival Bahari Raja Ampat

Liberius Pajo
d'travelers
Foto 1 dari 5
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo
detikTravel Community -

Raja Ampat bukan cuma punya alam yang indah, tapi juga ragam festival menarik untuk dinikmati wisatawan. Salah satunya Festival Bahari Raja Ampat.

Pemerintah Daerah kabupaten Raja Ampat menggelar festival pesona bahari secara virtual. Langkah ini diambil mengingat pandemic covid-19 masih melanda dunia.

Meskipun demikian, pelaksanaan festival akan tetap semarak, beragam acara menarikpun disiapkan untuk memanjakan mata para penonton seperti ragam budaya dan destinasi melalui tayangan media melalui fasilitas internet pada alat komunikasi dan media elektronik lainnya yang terhubung dengan jaringan internet.

Kepala Dinas pariwisata Raja Ampat, Yusdi Lamatenggo menyampaikan Festival virtual baru pertama kali di lakukan di Raja Ampat. Sekaligus menjadi ajang promosi, dan mengobati rasa rindu para wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang sudah rindu ke Raja Ampat namun masih terkendala dengan masa pandemic COVID-19.

Menurutnya content-kontent yang disuguhkan secara virtual yakni 10 destinasi dari pesona bawah laut, pesona geowista, kuliner, hingga beragam budaya di Raja Ampat.

Selain menyuguhkan destinasi wisata dan atraksi budaya, event virtual kali ini juga mempromosikan salah satu objek wisata baru yang ramah burung. Nama loaksinya Warkesi.

Dengan semangat protokol kesehatan dan membangun industri wisata yang berkelanjutan di Raja Ampat, pelaksanaan virtual festival tahun ini mengusung tema Alam Lestari Untuk Kesehatan. Sebuah ajakan bersama membangun kegairahan wisata Raja Ampat dengan tetap berpedoman pada tata protokol kesehatan selama berwisata di Raja Ampat.

Raja Ampat mengajak semua komponen industri turistik senantiasa mawas, baik sebelum melakukan kunjungan oleh wisatawan, pelaku usaha wisata, dan pemandu wisata di Raja Ampat, sekaligus mawas terhadap kelestarian alam sebagai bagian utama wisata berkelanjutan. Festival ini berlangsung sejak 21-22 November.

BERITA TERKAIT
BACA JUGA