Jim Douglas Morrison, vokalis The Doors yang ngetop tahun 1967, dimakamkan di Pere Lachaise. Makam Morrison, yang meninggal di Paris pada usia 27 tahun itu, termasuk yang paling banyak diziarahi wisatawan (Rita/detikTravel)
Pemakaman Pere Lachaise yang ada di Jalan Boulevard de Menilmontant ini cukup ramai. Begitu terkenalnya sampai orang-orang pun harus masuk antre untuk bisa dikubur di pemakaman terbesar di Paris ini dengan luas 44 ha ini (Rita/detiktravel)
Pemakaman Pere Lachaise dibuka pada 21 Mei 1804. Awalnya tidak ada yang mau dimakamkan di sana. Sejak makam orang-orang terkenal pindah ke Pere Lachaise, termasuk sastrawan Prancis, Jean de La Fontaine, banyak orang yang ingin dimakamkan di sana (Rita/detikTravel)
Pere Lachaise berubah dari yang semula hanya berisi puluhan makam warga menjadi lebih dari 33 ribu makam pada tahun 1830. Pemakaman ini telah diperluas lima kali, yakni pada tahun 1824, 1829, 1832, 1842 dan 1850 (Rita/detikTravel)
Bentuk kuburan di pemakaman ini beraneka macam, mulai dari yang bentuknya sederhana hingga monumen yang menjulang dan bahkan kapel-kapel mini yang megah, yang dibangun untuk mengenang orang-orang atau keluarga terkenal (Rita/detikTravel)
1-2 ribu orang berkunjung ke makam Pere Lachaise setiap harinya. Di malam hari, para petugas makam harus bekerja ekstra keras untuk mengawasi makam-makam yang megah. Banyak yang mencoba mencuri perunggu atau benda berharga lainnya di makam (Rita/detikTravel)
Saat ini ada sekitar 1 juta jasad yang dikuburkan di pemakaman ini dan banyak lainnya yang berada di dalam columbarium, tempat menyimpan abu mereka yang dikremasi (Rita/detikTravel)
Kini Pere Lachaise memang masih menerima penguburan baru. Namun dengan syarat-syarat yang ketat, antara lain meninggal di Paris atau tinggal di ibukota Prancis itu. Bahkan orang harus rela masuk daftar tunggu untuk dimakamkan di sini (Rita/detikTravel)