Ini Bukan Bambu Biasa, Ini Bambu Gila!

detikTravel berkesempatan bermain bambu gila di Pantai Susupu, Jailolo, Halmahera Barat beberapa waktu lalu. Intinya, permainan ini harus dilakukan oleh jumlah orang yang ganjil, bisa tiga, lima, atau tujuh (Afif/detikTravel)
Seorang pawang akan membakar batang pohon atau ranting, lalu mengasapinya mengelilingi bambu. Setelah itu, salah satu ujung bambu akan ditutupi oleh telapak tangannya. Tiba-tiba bambu menjadi berat! (Afif/detikTravel)
"Baramasuweng (bambu gila-red)!" ujar Muhammad Irfan, sang pawang bambu gila. Setelah itu, bambu tiba-tiba bergerak sendiri tak karuan dan menjadi lebih berat (Afif/detikTravel)
"Idadigougou!" teriak para pemain bambu gila. Itu artinya adalah 'jadi beneran'. Semakin bambu ditahan, maka semakin bambu tersebut menjadi berat dan bergerak-gerak. Para pemain harus kompak melangkahkan kaki agar tidak kalah (Afif/detikTravel)
Bambu gila tidak hanya dimainkan oleh orang dewasa. Anak-anak dan wanita juga bisa memainkannya. Tak hanya itu, anak kecil pun bisa menjadi pawangnya, asal hafal mantra (detikTravel)
Yang unik, ruas bambu untuk dimainkan sebagai bambu gila harus berjumlah ganjil. Kalau ruasnya tidak ganjil, bambu tersebut tidak bisa menjadi 'gila' (Afif/detikTravel)
Permainan bambu gila tak kenal waktu. Anda bisa menahannya selama mungkin, asal kompak dan kuat menahan bambunya (Afif/detikTravel)
Menurut Irfan, bambu gila ini diisi oleh kekuatan gaib. Boleh percaya atau tidak, saya benar-benar merasakan bambunya yang berat dan kuat. Itu terjadi setelah sang pawang membacakan mantera (Afif/detikTravel)
Bruk! Kami tidak bisa menahan kuatnya bambu dan semua terjatuh. Tangan menjadi merah karena sakit menahan bambunya. Menurut Ifran, hingga saat ini belum ada yang bisa melawan kekuatan bambu gila. Anda berani mencoba? (Afif/detikTravel)
detikTravel berkesempatan bermain bambu gila di Pantai Susupu, Jailolo, Halmahera Barat beberapa waktu lalu. Intinya, permainan ini harus dilakukan oleh jumlah orang yang ganjil, bisa tiga, lima, atau tujuh (Afif/detikTravel)
Seorang pawang akan membakar batang pohon atau ranting, lalu mengasapinya mengelilingi bambu. Setelah itu, salah satu ujung bambu akan ditutupi oleh telapak tangannya. Tiba-tiba bambu menjadi berat! (Afif/detikTravel)
Baramasuweng (bambu gila-red)! ujar Muhammad Irfan, sang pawang bambu gila. Setelah itu, bambu tiba-tiba bergerak sendiri tak karuan dan menjadi lebih berat (Afif/detikTravel)
Idadigougou! teriak para pemain bambu gila. Itu artinya adalah jadi beneran. Semakin bambu ditahan, maka semakin bambu tersebut menjadi berat dan bergerak-gerak. Para pemain harus kompak melangkahkan kaki agar tidak kalah (Afif/detikTravel)
Bambu gila tidak hanya dimainkan oleh orang dewasa. Anak-anak dan wanita juga bisa memainkannya. Tak hanya itu, anak kecil pun bisa menjadi pawangnya, asal hafal mantra (detikTravel)
Yang unik, ruas bambu untuk dimainkan sebagai bambu gila harus berjumlah ganjil. Kalau ruasnya tidak ganjil, bambu tersebut tidak bisa menjadi gila (Afif/detikTravel)
Permainan bambu gila tak kenal waktu. Anda bisa menahannya selama mungkin, asal kompak dan kuat menahan bambunya (Afif/detikTravel)
Menurut Irfan, bambu gila ini diisi oleh kekuatan gaib. Boleh percaya atau tidak, saya benar-benar merasakan bambunya yang berat dan kuat. Itu terjadi setelah sang pawang membacakan mantera (Afif/detikTravel)
Bruk! Kami tidak bisa menahan kuatnya bambu dan semua terjatuh. Tangan menjadi merah karena sakit menahan bambunya. Menurut Ifran, hingga saat ini belum ada yang bisa melawan kekuatan bambu gila. Anda berani mencoba? (Afif/detikTravel)