Inilah rumah pengasingan Presiden Soekarno di Parapat, Sumatera Utara. Pemandangan indah Danau Toba di tempat ini, membuat semua orang makin cinta Indonesia (Fitraya/detikTravel)
detikTravel dan 15 fotografer finalis Garuda Indonesia Photo Contest naik ke atas bukit di Parapat dan berhenti di depan sebuah rumah Belanda bergaya neo klasik. Inilah rumah pengasingan Bung Karno (Fitraya/detikTravel)
Panel kayu mendominasi rumah ini. Kami masuk dari ruang makan di bagian belakang, lalu ke ruang utama dengan kamar tidur di kanan dan kirinya (Fitraya/detikTravel)
Interior ruang utama. Rumah dua lantai itu tidak terlalu besar. Terbayang rasanya ketika terjadi Agresi Militer Belanda II Desember 1948 dan para pemimpin Indonesia dibuang ke rumah ini (Fitraya/detikTravel)
Foto-foto Soekarno dan para pemimpin Indonesia lainnya semasa tinggal di Parapat, tampak menghias dinding. Banyak juga foto-foto bersejarah lainnya di tempat ini (Fitraya/detikTravel)
Sudut tangga menuju ke lantai dua. Rumah pengasingan Bung Karno di Parapat juga menjadi guest house tamu Pemprov Sumut (Fitraya/detikTravel)
Satu set kursi rotan di lantai 2 ini masih asli. Namun sayang, perabotan lain seperti sofa dan tempat tidur sudah tidak asli (Fitraya/detikTravel)
Pemandangan dari balkon. Danau Toba yang indah jelas terlihat di sini. Keindahan alam Indonesia sesungguhnya tersaji di depan rumah ini (Fitraya/detikTravel)
Para pengunjung rumah pengasingan Bung Karno. Jika ingin tahu seindah apa pemandangan Danau Toba dari rumah pengasingan ini, datang saja ke sini (Fitraya/detikTravel)