Gua Bersuara Musik dari Pacitan

Gua Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, 37 km dari Pacitan, Jawa Timur. Objek wisata ini bisa dicapai dengan kendaraan baik mobil maupun motor (Ugik/detikTravel)
Yang menarik dari gua ini adalah kemampuannya mengeluarkan suara seperti gong. Bunyi-bunyian ini berasal dari stalaktit dan stalagmit saat dipukul (Ugik/detikTravel)
Beberapa stalaktit dan stalagmit yang bisa mengeluarkan bunyi mirip gong antara lain Selo Citro Tirto Agung dan Senden Bumi (Ugik/detikTravel)
Karena sudah terkenal, banyak wisatawan yang melancong. Jalur menuju ke dalam gua pun sudah dibuat senyaman mungkin sehingga tidak berbahaya bagi para pengunjung (Ugik/detikTravel)
Agar lebih menarik, bebatuan di dalam gua diberi efek lampu berwarna seperti yang satu ini berefek cahaya biru. Selain unik, gua ini juga diklaim sebagai yang terindah se-Asia Tenggara (Ugik/detikTravel)
Gua Gong memiliki jalur yang bisa ditapaki sepanjang 300 meter. Keamanan terjaga baik dengan adanya pagar pembatas dan pegangan tangan di sisi tangga (Ugik/detikTravel)
Gua ini hanya memiliki satu akses untuk masuk maupun keluar (Ugik/detikTravel)
Wisatawan yang ingin menyusuri gua bisa menyewa lampu senter yang dijajakan sebelum pintu masuk. Harga sewa sebuah senter adalah Rp 5.000 (Ugik/detikTravel)
Selesai menyusuri gua, pengunjung bisa melancong ke pertokoan batu akik di luar gua (Ugik/detikTravel)
Gua Gong terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, 37 km dari Pacitan, Jawa Timur. Objek wisata ini bisa dicapai dengan kendaraan baik mobil maupun motor (Ugik/detikTravel)
Yang menarik dari gua ini adalah kemampuannya mengeluarkan suara seperti gong. Bunyi-bunyian ini berasal dari stalaktit dan stalagmit saat dipukul (Ugik/detikTravel)
Beberapa stalaktit dan stalagmit yang bisa mengeluarkan bunyi mirip gong antara lain Selo Citro Tirto Agung dan Senden Bumi (Ugik/detikTravel)
Karena sudah terkenal, banyak wisatawan yang melancong. Jalur menuju ke dalam gua pun sudah dibuat senyaman mungkin sehingga tidak berbahaya bagi para pengunjung (Ugik/detikTravel)
Agar lebih menarik, bebatuan di dalam gua diberi efek lampu berwarna seperti yang satu ini berefek cahaya biru. Selain unik, gua ini juga diklaim sebagai yang terindah se-Asia Tenggara (Ugik/detikTravel)
Gua Gong memiliki jalur yang bisa ditapaki sepanjang 300 meter. Keamanan terjaga baik dengan adanya pagar pembatas dan pegangan tangan di sisi tangga (Ugik/detikTravel)
Gua ini hanya memiliki satu akses untuk masuk maupun keluar (Ugik/detikTravel)
Wisatawan yang ingin menyusuri gua bisa menyewa lampu senter yang dijajakan sebelum pintu masuk. Harga sewa sebuah senter adalah Rp 5.000 (Ugik/detikTravel)
Selesai menyusuri gua, pengunjung bisa melancong ke pertokoan batu akik di luar gua (Ugik/detikTravel)