Ini Baru Beda! Off Road di Gurun Pasir China

Beberapa waktu lalu, detikTravel bersama Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Jakarta pelesir di gurun pasir Shapotou. Gurun pasir ini berada di Provinsi Ningxia, China (Putri/detikTravel)
Ketika tiba di gurun pasir Shapotou, seluruh wisatawan langsung disambut oleh deretan mobil 4WD. Mobil ini bercat loreng-loreng atau dibuat mirip seperti kendaraan tentara (Putri/detikTravel)
Ternyata, turis diminta untuk naik kendaraan ini. Kami semua juga diminta untuk mengenakan sabuk pengaman dengan kencang (Putri/detikTravel)
Petualangan pun dimulai. Supir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Trek yang berliku dan jalur pasir yang licin membuat seluruh penumpang berteriak kencang (Putri/detikTravel)
Seolah puas sukses membuat penumpang merasa takut dan terpicu adrenalin, supir pun tertawa. Ia terus mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan trek berliku (Putri/detikTravel)
Agar tidak terkena debu, seluruh penumpang mengenakan masker yang telah disediakan. Tak ketinggalan kacamata hitam karena saat itu cahaya matahari terasa sangat terik (Putri/detikTravel)
Setelah puas memicu adrenalin, mobil berhenti di salah satu spot. Di sinilah seluruh penumpang diminta turun mobil dan bebas mengambil foto (Putri/detikTravel)
Selesai berfoto ria, petualangan kembali dimulai. Mobil kembali melaju namun kali ini tidak di trek lurus, kami semua dibawa menuruni bukit dengan kemiringan sampai 60 derajat. Seru! (Putri/detikTravel)
Beberapa waktu lalu, detikTravel bersama Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Jakarta pelesir di gurun pasir Shapotou. Gurun pasir ini berada di Provinsi Ningxia, China (Putri/detikTravel)
Ketika tiba di gurun pasir Shapotou, seluruh wisatawan langsung disambut oleh deretan mobil 4WD. Mobil ini bercat loreng-loreng atau dibuat mirip seperti kendaraan tentara (Putri/detikTravel)
Ternyata, turis diminta untuk naik kendaraan ini. Kami semua juga diminta untuk mengenakan sabuk pengaman dengan kencang (Putri/detikTravel)
Petualangan pun dimulai. Supir memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Trek yang berliku dan jalur pasir yang licin membuat seluruh penumpang berteriak kencang (Putri/detikTravel)
Seolah puas sukses membuat penumpang merasa takut dan terpicu adrenalin, supir pun tertawa. Ia terus mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi dan trek berliku (Putri/detikTravel)
Agar tidak terkena debu, seluruh penumpang mengenakan masker yang telah disediakan. Tak ketinggalan kacamata hitam karena saat itu cahaya matahari terasa sangat terik (Putri/detikTravel)
Setelah puas memicu adrenalin, mobil berhenti di salah satu spot. Di sinilah seluruh penumpang diminta turun mobil dan bebas mengambil foto (Putri/detikTravel)
Selesai berfoto ria, petualangan kembali dimulai. Mobil kembali melaju namun kali ini tidak di trek lurus, kami semua dibawa menuruni bukit dengan kemiringan sampai 60 derajat. Seru! (Putri/detikTravel)