Ada 'Mesin Waktu' di Malang!

Ada banyak museum baru dengan konsep yang kreatif dan edukatif. Saat liburan akhir pekan di Malang, sempatkan mampir di Museum Malang Tempo Doeloe (Fitraya/detikTravel)
Dilihat dari depan, bentuk bangunannya lebih mirip dengan galeri seni. Ruang lobi museum pun sangat mirip dengan galeri seni dengan berbagai display yang dipasang (Fitraya/detikTravel)
Museum ini menampilkan sejarah Malang sejak zaman pra sejarah sampai modern. Ruang pertama menjelaskan aktivitas penggalian purbakala dan temuan berbagai jenis artefak di sekitar Malang (Fitraya/detikTravel)
Ada diorama penggalian arkeologi bawah tanah yang dibuat kreatif dengan sungguhan menggali tanah di bawah museum (Fitraya/detikTravel)
Selanjutnya wisatawan masuk ke era kerajaan-kerajaan di Malang mulai dari Kerajaan Kanjuruhan, Mataram Kuno lengkap dengan diorama Ken Arok sedang bertapa (Fitraya/detikTravel)
Kemudian kita masuk ke zaman Majapahit dengan perabotan dan kehidupan rakyat jelata pada masa itu. Banyak alat peraga interaktif yang bisa dicoba wisatawan seperti alat penggiling jagung (Fitraya/detikTravel)
Diorama kolonialisme di Malang, para tuan tanah dan bupati di zaman dahulu serta banyak foto-foto sejarah Malang tempo dulu (Fitraya/detikTravel)
Diorama terakhir adalah periode kemerdekaan Indonesia. Malang menjadi tuan rumah kongres KNIP dan menjadi lokasi pertempuran mempertahankan kemerdekaan (Fitraya/detikTravel)
Ada banyak museum baru dengan konsep yang kreatif dan edukatif. Saat liburan akhir pekan di Malang, sempatkan mampir di Museum Malang Tempo Doeloe (Fitraya/detikTravel)
Dilihat dari depan, bentuk bangunannya lebih mirip dengan galeri seni. Ruang lobi museum pun sangat mirip dengan galeri seni dengan berbagai display yang dipasang (Fitraya/detikTravel)
Museum ini menampilkan sejarah Malang sejak zaman pra sejarah sampai modern. Ruang pertama menjelaskan aktivitas penggalian purbakala dan temuan berbagai jenis artefak di sekitar Malang (Fitraya/detikTravel)
Ada diorama penggalian arkeologi bawah tanah yang dibuat kreatif dengan sungguhan menggali tanah di bawah museum (Fitraya/detikTravel)
Selanjutnya wisatawan masuk ke era kerajaan-kerajaan di Malang mulai dari Kerajaan Kanjuruhan, Mataram Kuno lengkap dengan diorama Ken Arok sedang bertapa (Fitraya/detikTravel)
Kemudian kita masuk ke zaman Majapahit dengan perabotan dan kehidupan rakyat jelata pada masa itu. Banyak alat peraga interaktif yang bisa dicoba wisatawan seperti alat penggiling jagung (Fitraya/detikTravel)
Diorama kolonialisme di Malang, para tuan tanah dan bupati di zaman dahulu serta banyak foto-foto sejarah Malang tempo dulu (Fitraya/detikTravel)
Diorama terakhir adalah periode kemerdekaan Indonesia. Malang menjadi tuan rumah kongres KNIP dan menjadi lokasi pertempuran mempertahankan kemerdekaan (Fitraya/detikTravel)