Benteng Keraton Buton memiliki luas sekitar 23 hektar dan panjang keliling 2,7 km. Ini tercatat di Guinness Book of Record sebagai benteng terbesar di dunia pada tahun 2006 silam (Kurnia/detikTravel)
Benteng dibuat dari batu gunung dan karang. Kabarnya, material yang digunakan untuk merekatkan batu-batu benteng adalah putih telur dan kapur (Kurnia/detikTravel)
Ada sekitar 12 gerbang masuk di Benteng Keraton Buton. Butuh waktu yang tidak sebentar jika ingin menjelajahi benteng secara keseluruhan (Kurnia/detikTravel)
Berbagai bagian benteng tampak masih terawat dan berdiri dengan kokoh. Padahal usianya sudah ratusan tahun (Kurnia/detikTravel)
Salah satu pintu benteng ini ada yang mengarah ke tempat persembunyian Sultan Bone yang dikenal sebagai Arung Palakka. Tempat itu berupa gua yang agak lokasinya agak tersembunyi (Kurnia/detikTravel)
Beberapa meriam kuno dipasang di berbagai sisi benteng. Meriam ini merupakan salah satu alat pertahanan dari musuh yang menyerang (Kurnia/detikTravel)
Tak jauh dari Gerbang Wandailolo, ada sebuah komplek pemakaman. Sultan Alimuddin yang memerintah Buton tahun 1788-1791 dimakamkan di tempat itu (Kurnia/detikTravel)
Benteng Keraton Buton memang terletak di atas perbukitan. Sehingga pemandangan yang terlihat pun begitu indah (Kurnia/detikTravel)