Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Selasa, 27 Mar 2018 09:30 WIB

PHOTOS

Foto Drone: Jam Gadang di Balik Gunung

Okta Marfianto
detikTravel

Bukittinggi - Jam Gadang Bukittinggi jadi objek wisata favorit wisatawan di Sumatera Barat. Saat cuaca cerah, begini pemandangannya dari udara.

Jam Gadang Bukittinggi memiliki sejumlah fakta unik. Di belakangnya ada Gunung Marapi gagah berdiri (Okta Marfianto/detikTravel)

Jam Gadang Bukittinggi memiliki sejumlah fakta unik. Di belakangnya ada Gunung Marapi gagah berdiri (Okta Marfianto/detikTravel)

Selain menjadi ikon wisata Bukittinggi, ternyata menara jam bersejarah itu menyimpan sejumlah fakta yang mungkin tidak diketahui wisatawan (Okta Marfianto/detikTravel)

Selain menjadi ikon wisata Bukittinggi, ternyata menara jam bersejarah itu menyimpan sejumlah fakta yang mungkin tidak diketahui wisatawan (Okta Marfianto/detikTravel)

Dalam prosesnya, bentuk Menara Jam Gadang diubah dan menjadi seperti sekarang ini dan menyesuaikan dengan rumah adat Minang (Okta Marfianto/detikTravel)

Dalam prosesnya, bentuk Menara Jam Gadang diubah dan menjadi seperti sekarang ini dan menyesuaikan dengan rumah adat Minang (Okta Marfianto/detikTravel)

Walau bentuknya berbeda jauh, Jam Gadang Bukittinggi ternyata merupakan kembaran dari Big Ben di Inggris. Menara jam ini pun diketahui hanya ada dunia di dunia, yakni di Bukittinggi dan London, Inggris (Okta Marfianto/detikTravel)

Walau bentuknya berbeda jauh, Jam Gadang Bukittinggi ternyata merupakan kembaran dari Big Ben di Inggris. Menara jam ini pun diketahui hanya ada dunia di dunia, yakni di Bukittinggi dan London, Inggris (Okta Marfianto/detikTravel)

Fakta selanjutnya, Menara Jam Gadang dan Big Ben dibuat oleh Vortmann Relinghausen dari Jerman. Jam itu pun dibuat terbatas dan disebut-sebut kembar (Okta Marfianto/detikTravel)

Fakta selanjutnya, Menara Jam Gadang dan Big Ben dibuat oleh Vortmann Relinghausen dari Jerman. Jam itu pun dibuat terbatas dan disebut-sebut kembar (Okta Marfianto/detikTravel)

Salah satu keanehan Jam Gadang Bukittingi yang menjadi perbincangan terletak di angka empatnya. Berbeda dengan angka IV dalam aksara Romawi, nomor 4 di Jam Gadang Bukittinggi mengambil bentuk IIII (Okta Marfianto/detikTravel)

Salah satu keanehan Jam Gadang Bukittingi yang menjadi perbincangan terletak di angka empatnya. Berbeda dengan angka IV dalam aksara Romawi, nomor 4 di Jam Gadang Bukittinggi mengambil bentuk IIII (Okta Marfianto/detikTravel)

Masyarakat sekitar percaya kalau angka IIII itu dibuat demikian untuk mengenang empat orang pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja dalam membangun Menara Jam Gadang (Okta Marfianto/detikTravel)

Masyarakat sekitar percaya kalau angka IIII itu dibuat demikian untuk mengenang empat orang pekerja yang meninggal karena kecelakaan kerja dalam membangun Menara Jam Gadang (Okta Marfianto/detikTravel)

Jam Gadang Bukittinggi memang ikonik dan wajib dikunjungi bagi traveler yang ke sana. Kamu kapan? (Okta Marfianto/detikTravel)

Jam Gadang Bukittinggi memang ikonik dan wajib dikunjungi bagi traveler yang ke sana. Kamu kapan? (Okta Marfianto/detikTravel)

BERITA TERKAIT
BACA JUGA