Suasana Minggu (9/11/2025) pagi, di Kiara Arta Park, Kota Bandung, Jawa Barat, nampak tidak seperti biasanya. Sejak pagi hari ini masyarakat disuguhkan dengan parade Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi. Dalam Seren Taun menampilkan budaya khas dari Cisolok, Kabupaten Sukabumi.
Sejak pintu masuk dari WJF, warga dari Kampung Adat Kasepuhan Sinar Resmi ini berjalan sembari memikul hasil panen. Tak hanya orang dewasa, dalam parade ini juga di isi oleh anak-anak yang berasal langsung dari Kampung Adat.
Sekadar informasi, Seren Taun merupakan upacara adat tahunan masyarakat Sunda sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil panen yang melimpah selama satu tahun penuh dan harapan untuk hasil panen yang lebih baik di tahun mendatang.
Selain parade, Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi ini juga menjadi media penyambutan terhadap pejabat seperti Wali Kota Bandung Farhan, Bupati Bandung Barat (KBB) Jeje Ritchie, serta Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana.
West Java Festival (WJF) 2025 kembali hadir sebagai ajang budaya dan hiburan lintas generasi. Festival ini menampilkan kearifan lokal Jawa Barat melalui seni, tradisi, musik, dan kuliner khas yang menggugah selera.
Tahun ini, WJF kembali mengangkat semangat kebersamaan dengan menghadirkan kegiatan budaya yang bisa dinikmati oleh semua kalangan. WJF 2025 mengusung tema "Gapura Panca Waluya" yang bermakna lima nilai budaya Sunda yang menjadi panduan kehidupan masyarakat Jawa Barat, yakni cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (tangguh)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi turut hadir dalam WJF 2025. Dengan beragam kegiatan, WJF 2025 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga perayaan identitas dan kreativitas masyarakat Jawa Barat.