Puluhan penari tampil kompak membawakan adegan inti dari kisah Rahwana Lina, menghadirkan gerak, ekspresi, dan ritme vokal khas Kecak yang memenuhi suasana malam dengan energi yang intens, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (29/11/2025).
Sejak pertunjukan dimulai, ratusan pengunjung yang memadati area sekitar panggung tampak terpukau oleh aksi vokal dan teatrikal para penari.
Para penari Kecak duduk membentuk lingkaran sambil melantunkan vokal berirama khas yang menjadi latar hidup bagi jalannya pementasan.
Tokoh utama tampil menonjol lewat kostum tradisional Bali yang memperkuat nuansa dramatik, sekaligus membawa penonton masuk ke dalam alur cerita.
Pada bagian penutup, suasana semakin dramatis ketika permainan api ditampilkan sebagai klimaks kisah Rahwana Lina. Cahaya kobaran api yang berpadu dengan lantunan vokal para penari menciptakan pemandangan spektakuler, menutup pagelaran dengan kesan mendalam bagi seluruh pengunjung.
Sorak kagum penonton pecah ketika tokoh Hanoman muncul dengan gerakan energik, menjadi salah satu adegan paling mencuri perhatian dalam pementasan tersebut.
Antusiasme juga terlihat dari penonton yang duduk dekat panggung. Mereka mengikuti setiap adegan dengan penuh konsentrasi, tak ingin melewatkan momen pertunjukan yang terus mengalir dinamis dari awal hingga klimaks.