Polisi Pantau Arus Puncak Lewat TMC Saat Libur Akhir Tahun

Traffic Management Center (TMC) Pos Gadog menjadi pusat kendali lalu lintas selama Operasi Lilin Lodaya 2025 di jalur Puncak Bogor, Rabu (24/12/2025).
Pusat kendali ini menjadi ujung tombak pengawasan jalur Puncak Bogor dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, dengan dukungan data dari tol, objek wisata, dan relawan supportas.
Sebanyak 16 CCTV yang tersebar di jalur arteri Puncak dan jalur tol dimanfaatkan untuk memantau arus kendaraan secara real time. Untuk mendukung operasi, sebanyak 60 relawan supportas yang sebelumnya merupakan joki lalu lintas, dilatih untuk membantu pengaturan arus di jalur alternatif serta melaporkan keberadaan joki liar kepada petugas.
Data kendaraan dari Exit Tol Ciawi dikirim setiap jam untuk menjadi dasar penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way, pengalihan arus, hingga penutupan jalur jika diperlukan.
Selain itu, polisi bekerja sama dengan PHRI, pengelola hotel, dan pengelola objek wisata seperti Taman Safari dan Cimory, untuk memantau jumlah pengunjung dan kendaraan setiap hari.  Informasi ini membantu prediksi volume kendaraan dan penentuan strategi pengaturan lalu lintas.
Pada puncak libur sebelumnya, arus kendaraan sempat mencapai 32 ribu unit pada hari Sabtu. Pada Rabu (24/12/2025), arus mulai menurun, namun polisi memperkirakan lonjakan kembali terjadi pada 26–28 Desember. Polisi mengimbau wisatawan untuk mengikuti jalur resmi dan mematuhi pola one way agar perjalanan tetap aman dan lancar.
Traffic Management Center (TMC) Pos Gadog menjadi pusat kendali lalu lintas selama Operasi Lilin Lodaya 2025 di jalur Puncak Bogor, Rabu (24/12/2025).
Pusat kendali ini menjadi ujung tombak pengawasan jalur Puncak Bogor dalam Operasi Lilin Lodaya 2025, dengan dukungan data dari tol, objek wisata, dan relawan supportas.
Sebanyak 16 CCTV yang tersebar di jalur arteri Puncak dan jalur tol dimanfaatkan untuk memantau arus kendaraan secara real time. Untuk mendukung operasi, sebanyak 60 relawan supportas yang sebelumnya merupakan joki lalu lintas, dilatih untuk membantu pengaturan arus di jalur alternatif serta melaporkan keberadaan joki liar kepada petugas.
Data kendaraan dari Exit Tol Ciawi dikirim setiap jam untuk menjadi dasar penerapan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem one way, pengalihan arus, hingga penutupan jalur jika diperlukan.
Selain itu, polisi bekerja sama dengan PHRI, pengelola hotel, dan pengelola objek wisata seperti Taman Safari dan Cimory, untuk memantau jumlah pengunjung dan kendaraan setiap hari.  Informasi ini membantu prediksi volume kendaraan dan penentuan strategi pengaturan lalu lintas.
Pada puncak libur sebelumnya, arus kendaraan sempat mencapai 32 ribu unit pada hari Sabtu. Pada Rabu (24/12/2025), arus mulai menurun, namun polisi memperkirakan lonjakan kembali terjadi pada 26–28 Desember. Polisi mengimbau wisatawan untuk mengikuti jalur resmi dan mematuhi pola one way agar perjalanan tetap aman dan lancar.