Yokohama - Ribuan pemuda menghadiri upacara Hari Kedewasaan di Yokohama, Jepang. Momen ini menandai transisi menuju usia dewasa dengan penuh makna dan tradisi.
Foto Travel
Generasi Muda Jepang Rayakan Hari Kedewasaan dengan Balutan Kimono
Peserta mengenakan kimono tradisional saat menghadiri upacara Hari Kedewasaan di Yokohama, Jepang. REUTERS/Manami Yamada
Sejumlah pemuda dan pemudi berpose sebelum mengikuti upacara Hari Kedewasaan yang digelar pemerintah kota Yokohama. REUTERS/Manami Yamada
Peserta berjalan menuju lokasi upacara dengan balutan kimono dan setelan formal dalam perayaan Hari Kedewasaan.Β Hari Kedewasaan di Jepang, atau Seijin no Hi, adalah momen penting yang menandai peralihan generasi muda menuju dunia dewasa. Peringatan ini dirayakan setiap Senin kedua bulan Januari, dan diikuti oleh warga yang telah atau akan berusia 20 tahun, usia resmi kedewasaan menurut hukum Jepang. REUTERS/Manami Yamada
Para peserta datang dengan busana terbaik: perempuan mengenakan furisode, kimono berlengan panjang dengan warna dan motif mencolok, sementara laki-laki mengenakan setelan jas atau hakama tradisional. Suasana penuh warna ini kerap menjadi simbol harapan, kebanggaan keluarga, dan awal tanggung jawab baru. REUTERS/Manami Yamada
Dalam upacara, pejabat setempat menyampaikan pesan tentang tanggung jawab sosial, kemandirian, dan partisipasi dalam masyarakat. Sejak hari itu, para pemuda secara hukum memperoleh hak penuh sebagai orang dewasa, seperti hak memilih, menandatangani kontrak, dan tanggung jawab hukum lainnya.Β Seijin no Hi bukan sekadar seremoni, melainkan penanda perjalanan hidup sebuah pengingat bahwa kebebasan datang bersama tanggung jawab, dan bahwa masa depan Jepang berada di tangan generasi yang baru melangkah menuju kedewasaan. REUTERS/Manami Yamada












































Komentar Terbanyak
Parah Banget! Turis Thailand Jadi Korban Maling di Bromo, 7 Koper Hilang
Investor Serbu Gunungkidul, GKR Mangkubumi: Kita Adalah Jogja, Bukan Bali
Tragedi Papua, Penerbang Senior Angkat Bicara soal Risiko Terbang di Daerah Rawan