Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI

Rafida Fauzia - detikTravel
Minggu, 08 Mar 2026 11:30 WIB

Jakarta - Pawai ogoh-ogoh digelar di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Acara ini menjadi bagian rangkaian menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Warga mengarak ogoh-ogoh saat pawai di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Pawai budaya tersebut digelar menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu menjadi bagian dari rangkaian Festival Nyepi 2026. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Arak-arakan ogoh-ogoh diikuti komunitas Hindu dan masyarakat dengan menampilkan berbagai patung raksasa simbolis. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Pawai berlangsung dari kawasan Monumen Nasional menuju Bundaran HI dan menarik perhatian warga yang tengah beraktivitas di pusat kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Tradisi ogoh-ogoh sendiri merupakan simbol penyucian dan pengusiran energi negatif menjelang pelaksanaan Nyepi. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Warga mengenakan kostum Hanoman saat pawai ogoh-ogoh di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/3/2026). Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi Saka 1948, Pemprov DKI Jakarta menggelar pawai ogoh-ogoh guna merawat keberagaman budaya dan memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.
Pemprov DKI Jakarta menyebut kegiatan tersebut sebagai upaya merawat keberagaman budaya sekaligus memperkuat semangat toleransi di ibu kota. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Jelang Nyepi, Pawai Ogoh-ogoh Ramaikan Bundaran HI
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads