Meriah, Lomba Balap Perahu Dayung Tradisional Warnai Tradisi Syawalan di Batang

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Meriah, Lomba Balap Perahu Dayung Tradisional Warnai Tradisi Syawalan di Batang

Rengga Sancaya - detikTravel
Kamis, 26 Mar 2026 13:00 WIB

Batang - Sorak sorai warga menggema di Sungai Sambong, Batang. Antusiasme penonton memadati tepian sungai, menyaksikan serunya lomba balap perahu dayung tradisional.

Sejumlah peserta beradu kekuatan dan kecepatan menuju garis finish saat mengikuti lomba balap perahu dayung tradisional di Sungai Sambong, Klidang Lor, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Lomba balap perahu dayung tradisional yang diikuti 236 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Cilacap yang memperebutkan total hadiah Rp90 juta itu dalam rangka perayaan tradisi Syawalan usai Idul Fitri 1447 H yang digelar rutin setiap tahun selama tujuh hari yang bertujuan menjaga tradisi Syawalan dan sebagai wadah silaturahmi antar warga. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Sebanyak 236 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, hingga Cilacap turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Mereka saling adu kecepatan mengayuh perahu di lintasan sungai, menciptakan persaingan sengit sekaligus tontonan yang menghibur bagi masyarakat yang memadati tepian sungai. Kegiatan ini menjadi bagian dari perayaan tradisi Syawalan usai Idul Fitri 1447 Hijriah yang rutin digelar setiap tahun. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Sejumlah peserta beradu kekuatan dan kecepatan menuju garis finish saat mengikuti lomba balap perahu dayung tradisional di Sungai Sambong, Klidang Lor, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Lomba balap perahu dayung tradisional yang diikuti 236 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Cilacap yang memperebutkan total hadiah Rp90 juta itu dalam rangka perayaan tradisi Syawalan usai Idul Fitri 1447 H yang digelar rutin setiap tahun selama tujuh hari yang bertujuan menjaga tradisi Syawalan dan sebagai wadah silaturahmi antar warga. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini juga menjadi wadah silaturahmi antarwarga dari berbagai daerah. Tradisi Syawalan yang berlangsung selama tujuh hari ini dimanfaatkan masyarakat untuk mempererat hubungan sekaligus melestarikan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Sejumlah peserta beradu kekuatan dan kecepatan menuju garis finish saat mengikuti lomba balap perahu dayung tradisional di Sungai Sambong, Klidang Lor, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (25/3/2026). Lomba balap perahu dayung tradisional yang diikuti 236 peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bekasi, dan Cilacap yang memperebutkan total hadiah Rp90 juta itu dalam rangka perayaan tradisi Syawalan usai Idul Fitri 1447 H yang digelar rutin setiap tahun selama tujuh hari yang bertujuan menjaga tradisi Syawalan dan sebagai wadah silaturahmi antar warga. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Tradisi balap perahu dayung ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat. Melalui kegiatan ini, warga Batang berharap tradisi Syawalan tetap lestari dan terus menjadi daya tarik budaya di tengah perkembangan zaman. ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra
Meriah, Lomba Balap Perahu Dayung Tradisional Warnai Tradisi Syawalan di Batang
Meriah, Lomba Balap Perahu Dayung Tradisional Warnai Tradisi Syawalan di Batang
Meriah, Lomba Balap Perahu Dayung Tradisional Warnai Tradisi Syawalan di Batang
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads