Sumatera Barat - Tradisi Pacu Jawi kembali menyedot perhatian masyarakat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Foto Travel
Aksi Ekstrem di Sawah, Pacu Jawi Jadi Daya Tarik Budaya Sumbar
Digelar di hamparan sawah yang telah dipanen, ajang balap sapi khas Minangkabau ini menghadirkan aksi ekstrem para joki yang berpacu di atas lumpur. Dalam perlombaan tersebut, para joki berdiri di atas alat bajak yang ditarik sepasang sapi, sambil berusaha menjaga keseimbangan di lintasan sawah yang licin dan berlumpur. Kecepatan dan ketangkasan menjadi kunci utama untuk mencapai garis akhir, sekaligus menghindari terjatuh di tengah lintasan. REUTERS/Willy Kurniawan
Sorak sorai penonton pun menggema di sekitar arena, menambah semarak suasana perlombaan. Pacu Jawi tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga bagian penting dari tradisi budaya Minangkabau yang telah diwariskan secara turun-temurun. Selain sebagai ajang adu ketangkasan, Pacu Jawi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat setempat. Sapi-sapi yang tampil dengan performa terbaik biasanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi, sehingga menarik minat para peternak untuk ikut berpartisipasi. REUTERS/Willy Kurniawan
Keunikan dan sensasi yang ditawarkan membuat Pacu Jawi menjadi salah satu daya tarik wisata budaya di Sumatera Barat. Tradisi ini diharapkan terus lestari dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, untuk mengenal kekayaan budaya Indonesia. REUTERS/Willy Kurniawan












































Komentar Terbanyak
Adzan Menggema di London, Ini Sudut Paling Menggetarkan Hati Muslim di Whitechapel
Bule Australia Terlunta-lunta di Bali, Hidup di Bangunan Kosong-Kakinya Luka
3 Hari Festival Songkran, 95 Orang Meninggal