Semarang - Perahu nelayan melintas di Mangrove Tapak, hamparan hijau jadi benteng alami pesisir dari ancaman abrasi.
Foto Travel
Pesona Mangrove Tapak Semarang, Lindungi Pesisir dan Dongkrak Wisata
Nelayan menggunakan perahunya melintasi kawasan Mangrove Tapak, Tugu, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/4/2026). Menurut data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, kawasan Mangrove Tapak menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis alam di Semarang yang terus dikembangkan. Kehadirannya diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi masyarakat sekitar. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Hamparan hijau mangrove yang membentang di pesisir utara Kota Semarang menghadirkan pemandangan asri sekaligus menjadi benteng alami dari ancaman abrasi. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Kawasan konservasi mangrove Tapak memiliki luas sekitar 400 hektare dan dikelola sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan pesisir. Selain menjaga keseimbangan ekosistem, keberadaan mangrove juga berperan penting dalam menahan laju erosi serta melindungi wilayah pesisir dari dampak gelombang laut. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Tak hanya berfungsi secara ekologis, kawasan ini juga berkembang sebagai destinasi ekowisata. Wisatawan dapat menikmati keindahan hutan mangrove melalui jalur tracking maupun menyusuri perairan menggunakan perahu. Aktivitas ini memberikan pengalaman edukatif tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Dengan perpaduan antara fungsi konservasi dan potensi wisata, Mangrove Tapak menjadi contoh bagaimana pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi. Upaya menjaga kawasan ini pun menjadi tanggung jawab bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar












































Komentar Terbanyak
Meresahkan, Rombongan Pendaki Karaoke di Puncak Gunung Andong
Pesawat Garuda Berputar-putar 4,5 Jam di Langit India, Terhalang Uji Coba Rudal
4 Negara ASEAN Bersatu Bangun Rute Kereta Cepat, Tanpa RI