Wisatawan di Eropa mulai mengubah rencana liburan musim panas akibat perang Iran dan lonjakan biaya perjalanan. Banyak yang memilih destinasi lebih dekat, menunda pemesanan, atau mencari opsi transportasi lebih murah. REUTERS/Alkis Konstantinidis
Greg Abbott, warga Australia yang tinggal di Inggris, misalnya, memilih berlibur jarak dekat di Eropa. Ia mempertimbangkan perjalanan sepeda di Austria, festival di Barcelona, hingga retret yoga di Prancis dengan lebih mengandalkan kereta. REUTERS/Stephanie Lecocq
Harga tiket pesawat yang melonjak dan pembatalan penerbangan membuat banyak pelancong lebih berhati-hati. Sejumlah wisatawan memilih perjalanan darat atau liburan domestik demi menekan pengeluaran. REUTERS/Piroschka Van De Wouw
Pelaku industri pariwisata menyebut wisatawan kini lebih cermat sebelum bepergian. Banyak yang tetap liburan, tetapi memilih lokasi lebih aman dan fleksibel dengan biaya lebih rendah. REUTERS/Nacho Doce
Sektor penerbangan dan pariwisata menjadi yang paling terdampak konflik Timur Tengah. Harga bahan bakar jet melonjak hampir dua kali lipat, sementara maskapai menghadapi kenaikan biaya operasional miliaran dolar. REUTERS/Jana Rodenbusch
Operator tur di Prancis melaporkan penurunan bisnis pada awal tahun karena kekhawatiran wisatawan terhadap perang. Meski begitu, permintaan perjalanan secara umum dinilai masih bertahan. REUTERS/Louiza Vradi
Tren pemesanan mendadak meningkat karena wisatawan memilih menunggu perkembangan situasi ekonomi dan geopolitik. Destinasi seperti Spanyol, Yunani, Portugal, dan kawasan Mediterania dianggap lebih aman. REUTERS/Stelios Misinas
Perjalanan menggunakan kereta juga semakin diminati di Eropa. Sebagian wisatawan bahkan memilih menunda liburan ke luar negeri sambil menunggu kondisi lebih stabil dan harga tiket membaik. REUTERS/Alkis Konstantinidis