Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun di Malang Mulai Didigitalisasi

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun di Malang Mulai Didigitalisasi

Rengga Sancaya - detikTravel
Rabu, 13 Mei 2026 06:00 WIB

Malang - Perpustakaan Umum Kota Malang mulai mendigitalisasi naskah kuno demi menjaga warisan sejarah dan memudahkan akses literasi masyarakat.

Pustakawan memperbaiki posisi penyimpanan koleksi naskah kuno berbahan serat lontar di Ruang Arsip Perpustakaan Umum Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026). Pengelola Perpustakaan Umum Kota Malang secara rutin melakukan perawatan setiap bulan terhadap enam koleksi naskah kuno dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dengan menggunakan minyak kemiri dan menyimpannya di ruang bebas asam guna menjaga keutuhan fisik, mencegah kerusakan, serta melestarikan nilai historis, sekaligus melakukan digitalisasi untuk memudahkan akses literasi masyarakat. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Di Ruang Arsip Perpustakaan Umum Kota Malang, pustakawan tampak melakukan perawatan rutin terhadap koleksi naskah kuno berbahan serat lontar. Naskah-naskah tersebut berasal dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dan memiliki nilai historis penting. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Pustakawan memperbaiki posisi penyimpanan koleksi naskah kuno berbahan serat lontar di Ruang Arsip Perpustakaan Umum Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026). Pengelola Perpustakaan Umum Kota Malang secara rutin melakukan perawatan setiap bulan terhadap enam koleksi naskah kuno dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dengan menggunakan minyak kemiri dan menyimpannya di ruang bebas asam guna menjaga keutuhan fisik, mencegah kerusakan, serta melestarikan nilai historis, sekaligus melakukan digitalisasi untuk memudahkan akses literasi masyarakat. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Tak hanya fokus pada perawatan fisik, pengelola perpustakaan juga mulai melakukan digitalisasi terhadap enam koleksi naskah kuno tersebut. Proses ini dilakukan agar isi manuskrip dapat diakses lebih luas oleh masyarakat tanpa harus menyentuh langsung dokumen asli yang rentan rusak. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Pustakawan memperbaiki posisi penyimpanan koleksi naskah kuno berbahan serat lontar di Ruang Arsip Perpustakaan Umum Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (12/5/2026). Pengelola Perpustakaan Umum Kota Malang secara rutin melakukan perawatan setiap bulan terhadap enam koleksi naskah kuno dari akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20 dengan menggunakan minyak kemiri dan menyimpannya di ruang bebas asam guna menjaga keutuhan fisik, mencegah kerusakan, serta melestarikan nilai historis, sekaligus melakukan digitalisasi untuk memudahkan akses literasi masyarakat. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Digitalisasi dinilai menjadi langkah penting dalam pelestarian arsip sejarah di era modern. Selain menjaga warisan budaya tetap lestari, upaya tersebut juga membuka peluang bagi generasi muda untuk mengenal lebih dekat sejarah dan kekayaan literasi Nusantara. Melalui perawatan rutin dan digitalisasi, Perpustakaan Umum Kota Malang berharap koleksi naskah kuno tersebut dapat terus terjaga dan menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat di masa mendatang. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun di Malang Mulai Didigitalisasi
Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun di Malang Mulai Didigitalisasi
Naskah Kuno Berusia Ratusan Tahun di Malang Mulai Didigitalisasi
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads