Gaza - Pantai Gaza City dipadati warga yang mencari kesejukan di tengah cuaca panas. Anak-anak hingga keluarga menikmati suasana laut sepanjang hari.
Foto Travel
Warga Gaza Habiskan Waktu di Pantai Saat Cuaca Panas
Warga Palestina menghabiskan waktu di pantai untuk menikmati suasana laut saat cuaca panas melanda Gaza City. Gaza City, Palestina. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Sejumlah anak-anak terlihat bermain air dan berenang di tepi pantai bersama keluarga mereka. Aktivitas tersebut dilakukan untuk mengurangi rasa panas di tengah suhu yang tinggi. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Beberapa warga tampak duduk dan beristirahat di area pasir pantai sambil menikmati angin laut. Suasana pantai terlihat ramai oleh pengunjung sepanjang hari. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Anak-anak Palestina juga terlihat bermain di air menggunakan pelampung mainan. Mereka menikmati waktu bersama keluarga di kawasan pesisir Gaza City.
Seorang pria tampak beristirahat bersama seorang anak di area pantai. Kehadiran keluarga di lokasi tersebut menambah keramaian suasana pantai. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Di sisi lain pantai, seorang remaja Palestina terlihat membawa makanan ringan manis untuk dijual kepada pengunjung. Aktivitas perdagangan kecil tetap berlangsung di tengah ramainya warga. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
7 Sejumlah warga juga terlihat bermain sepak bola di atas pasir pantai. Permainan itu dilakukan bersama kelompok pemuda di area terbuka dekat laut. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Pantai di Gaza City menjadi salah satu lokasi favorit warga saat cuaca panas terjadi. Banyak warga memanfaatkan area pesisir untuk berkumpul dan bersantai. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Aktivitas masyarakat di pantai berlangsung di bawah cuaca cerah dan suhu tinggi. Pemandangan tersebut terlihat di berbagai sudut pesisir Gaza City sepanjang hari. Foto: REUTERS/Mahmoud Issa
Β
Β












































Komentar Terbanyak
Setuju atau Tidak Bandara Husein & Adisutjipto Dibuka Lagi?
'Dulu Ramai Sekali, Sekarang Sepi Seperti Kota Mati'
Visa Ditolak, Iran Tuduh AS Diskriminasi Delegasi Timnas Jelang Piala Dunia