Sejumlah pengunjung menikmati suasana Museum Fatahillah di kawasan Kota Tua, Jakarta, Jumat (15/5/2026). Libur panjang memperingati Kenaikan Isa Al Masih dimanfaatkan warga untuk berwisata sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat.
Sejak pagi hari, kawasan Kota Tua mulai dipadati wisatawan dari berbagai daerah. Pengunjung terlihat memadati halaman museum, berfoto dengan latar bangunan berarsitektur kolonial, hingga menikmati suasana khas kawasan bersejarah di tengah Ibu Kota.
Museum Fatahillah menjadi salah satu destinasi favorit selama masa libur panjang karena menawarkan wisata edukasi sekaligus rekreasi dengan harga terjangkau. Banyak pengunjung datang bersama anak-anak untuk mengenalkan sejarah Jakarta sejak masa Batavia.
.Di dalam museum, wisatawan tampak mengamati koleksi benda bersejarah, diorama, hingga peninggalan masa kolonial yang tersimpan di berbagai ruangan. Suasana museum terlihat ramai namun tetap tertib dengan pengunjung yang silih berganti memasuki area pameran.
Selain wisata keluarga, kawasan Kota Tua juga dipenuhi anak muda yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berburu foto dan menikmati suasana klasik Jakarta tempo dulu. Beberapa pengunjung terlihat duduk santai di area halaman sambil menikmati pertunjukan musik jalanan.
Meski cuaca Jakarta cukup terik, antusiasme masyarakat untuk berlibur tidak surut. Banyak wisatawan memilih Museum Fatahillah sebagai alternatif destinasi wisata di dalam kota yang mudah dijangkau menggunakan transportasi umum.
Momentum libur panjang Kenaikan Isa Al Masih dimanfaatkan masyarakat untuk sejenak melepas penat dari rutinitas pekerjaan. Museum Fatahillah menjadi ruang rekreasi yang menghadirkan pengalaman menikmati sejarah di tengah hiruk pikuk perkotaan modern.
Kawasan Kota Tua sendiri memang selalu menjadi magnet wisata saat musim libur tiba. Perpaduan bangunan tua, aktivitas seni jalanan, serta suasana historis membuat kawasan tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan luar kota.