Manyipet, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tetap Dilestarikan

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Manyipet, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tetap Dilestarikan

Rengga Sancaya - detikTravel
Selasa, 19 Mei 2026 06:00 WIB

Kalimantan Tengah - Tradisi manyipet khas Dayak kembali diperkenalkan di Festival Isen Mulang 2026. Festival ini sebagai upaya melestarikan budaya leluhur Kalimantan Tengah.

Peserta memasukkan damek (anak sumpit) saat mengikuti lomba manyipet di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (18/5/2026). Perlombaan manyipet dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 tersebut diikuti oleh sejumlah kontingen putra yang berasal dari 13 kabupaten/kota, serta 10 kontingen putri dari kabupaten/kota se-Kalteng yang bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan kearifan lokal manyipet khas Dayak dalam berburu binatang di hutan. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Manyipet merupakan tradisi berburu menggunakan sumpit khas Dayak yang dahulu dipakai masyarakat untuk berburu binatang di hutan. Dalam perlombaan ini, para peserta dituntut memiliki ketepatan dan konsentrasi tinggi saat membidik sasaran menggunakan alat tradisional tersebut. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Peserta memasukkan damek (anak sumpit) saat mengikuti lomba manyipet di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (18/5/2026). Perlombaan manyipet dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 tersebut diikuti oleh sejumlah kontingen putra yang berasal dari 13 kabupaten/kota, serta 10 kontingen putri dari kabupaten/kota se-Kalteng yang bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan kearifan lokal manyipet khas Dayak dalam berburu binatang di hutan. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Ajang budaya tersebut diikuti sejumlah kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Sebanyak 13 kontingen putra dan 10 kontingen putri ambil bagian untuk menunjukkan kemampuan serta keterampilan memainkan manyipet. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Peserta memasukkan damek (anak sumpit) saat mengikuti lomba manyipet di halaman GOR Indoor Serbaguna, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (18/5/2026). Perlombaan manyipet dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang 2026 tersebut diikuti oleh sejumlah kontingen putra yang berasal dari 13 kabupaten/kota, serta 10 kontingen putri dari kabupaten/kota se-Kalteng yang bertujuan untuk melestarikan dan mengenalkan kearifan lokal manyipet khas Dayak dalam berburu binatang di hutan. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Selain menjadi kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi budaya bagi generasi muda agar tetap mengenal tradisi khas Dayak di tengah perkembangan zaman modern. Festival Budaya Isen Mulang sendiri rutin digelar sebagai wadah pelestarian seni, budaya, dan tradisi masyarakat Kalimantan Tengah. ANTARA FOTO/Auliya Rahman

Manyipet, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tetap Dilestarikan
Manyipet, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tetap Dilestarikan
Manyipet, Tradisi Berburu Suku Dayak yang Tetap Dilestarikan
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads