Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records

Femi Diah - detikTravel
Rabu, 20 Mei 2026 07:53 WIB

Jakarta - Lukisan cadas purba di Gua Metanduno secara resmi berhasil memecahkan Guinness World Records sebagai seni lukis cadas non-figuratif tertua di dunia.

Penampakan dari atas gua Liang Metanduno, tempat lukisan gua tertua di Muna Sultra

Leang Metanduno itu ada di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara.

BRIN kembali menghadirkan program BRIN Goes to Industry ke-4 yang digelar di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara lembaga riset, pelaku industri, hingga sektor kebudayaan dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional berbasis riset dan hilirisasi.

Penghargaan the world's oldest known non-figurative cave art tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan Guinness World Records kepada Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di di Gedung BJ Habibie, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Muhammad Reevanza/detikfoto)

Lukisan cadas tertua di dunia ditemukan di Pulau Muna, Sulawesi Tenggara

Penemuan luar biasa ini didasarkan pada hasil penelitian ilmiah kolaboratif antara arkeolog Indonesia (BRIN) dan Griffith University Australia yang telah dipublikasikan di jurnal sains internasional bereputasi, Nature. Lukisan cadas itu berupa cap tangan berusia setidaknya 67.800 tahun (Griffith University/Maxime Aubert)

Penampakan dari atas gua Liang Metanduno, tempat lukisan gua tertua di Muna Sultra

TemuanΒ itu merupakan seni cadas tertua yang pernah tertanggal secara andal, sekaligus memberikan bukti langsung bahwa manusia telah menyeberangi laut secara sengaja sejak hampir 70.000 tahun lalu.Β (BRIN/Ratno Sardi)

Penampakan dari atas gua Liang Metanduno, tempat lukisan gua tertua di Muna Sultra

Penampakan Gua Metanduno.Β Peneliti Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Oktaviana mengungkapkan bahwa usia minimum seni cadas Pulau Muna ini lebih tua 16,6 ribu tahun dibandingkan seni cadas dari Maros–Pangkep yang ditemukan sebelumnya. Seni cadas ini juga 1,1 ribu tahun lebih tua dibandingkan cap tangan dari Spanyol yang sebelumnya dikaitkan dengan Neanderthal dan selama ini dianggap sebagai seni gua tertua di dunia.Β (BRIN/Ratno Sardi)

lukisan cadas sulawesi tenggara

Adhi mengatakan di Leang Metanduno lukisan kuno itu memperlihatkan bahwa seni cadas tidak hanya berupa stensil cap tangan, tetapi juga menggambarkan hubungan manusia dengan hewan, alam, dan aktivitas sosial. (dokumen istimewa)

Lukisan gua tertua di dunia ada di Muna Sultra Indonesia

Menurut Adhi, gambar cadas di Metanduno memperlihatkan bahwa seni prasejarah bukan sekadar ekspresi visual, tetapi juga arsip sosial yang merekam cara manusia berinteraksi dengan alam, hewan, teknologi, dan sesamanya.Β (Griffith University/Maxime Aubert)

Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Potret Lukisan Cadas Purba di Gua Metanduno yang Raih Guinness World Records
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads