Doa dan Aroma Kopi Menyatu dalam Tradisi Nublek Kopi di Temanggung

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Doa dan Aroma Kopi Menyatu dalam Tradisi Nublek Kopi di Temanggung

Rengga Sancaya - detikTravel
Kamis, 21 Mei 2026 08:00 WIB

Temanggung - Warga Temanggung gelar tradisi Nublek Kopi sebagai tanda dimulainya panen dan wujud syukur atas hasil bumi.

Sejumlah warga berdoa bersama saat mengikuti tradisi Nublek Kopi atau mengawali panen kopi di Desa Gunung Gempol, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Masyarakat petani kopi Robusta di desa wisata konservasi lingkungan Gunung Gempol menggelar tradisi turun-temurun tersebut sebagai wujud syukur dan permohonan kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan keberhasilan dalam berbagai aktivitas mereka. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Sejumlah warga tampak berkumpul dan memanjatkan doa bersama sebelum prosesi panen dimulai, pada Rabu (20/5/2026). Aroma khas kopi robusta yang mulai dipanen menyatu dengan suasana sakral dalam ritual yang telah lama dijaga oleh masyarakat desa wisata konservasi lingkungan Gunung Gempol itu. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Sejumlah warga berdoa bersama saat mengikuti tradisi Nublek Kopi atau mengawali panen kopi di Desa Gunung Gempol, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Masyarakat petani kopi Robusta di desa wisata konservasi lingkungan Gunung Gempol menggelar tradisi turun-temurun tersebut sebagai wujud syukur dan permohonan kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan keberhasilan dalam berbagai aktivitas mereka. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Tradisi Nublek Kopi bukan sekadar seremoni, melainkan juga simbol kebersamaan dan harapan para petani agar diberikan kelancaran serta hasil panen yang melimpah. Dalam prosesi tersebut, masyarakat membawa hasil bumi dan kopi sebagai bagian dari ungkapan syukur kepada Tuhan. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Sejumlah warga berdoa bersama saat mengikuti tradisi Nublek Kopi atau mengawali panen kopi di Desa Gunung Gempol, Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2026). Masyarakat petani kopi Robusta di desa wisata konservasi lingkungan Gunung Gempol menggelar tradisi turun-temurun tersebut sebagai wujud syukur dan permohonan kepada Tuhan agar diberi kelancaran dan keberhasilan dalam berbagai aktivitas mereka. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Sebagai salah satu daerah penghasil kopi robusta di Jawa Tengah, Temanggung memiliki beragam tradisi yang berkaitan dengan budaya bertani kopi. Nublek Kopi menjadi salah satu warisan budaya lokal yang terus dilestarikan oleh masyarakat di tengah perkembangan zaman dan modernisasi sektor pertanian. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Doa dan Aroma Kopi Menyatu dalam Tradisi Nublek Kopi di Temanggung
Doa dan Aroma Kopi Menyatu dalam Tradisi Nublek Kopi di Temanggung
Doa dan Aroma Kopi Menyatu dalam Tradisi Nublek Kopi di Temanggung
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads