Tulungagung - Tradisi Tiban kembali digelar di Tulungagung. Kesenian adu cambuk warisan leluhur ini menjadi simbol permohonan hujan saat musim kemarau.
Foto Travel
Adu Cambuk Demi Turunnya Hujan, Tradisi Tiban Sedot Perhatian Warga Tulungagung
Dalam pertunjukan tersebut, para peserta saling beradu kekuatan dengan menggunakan cambuk dalam arena terbuka yang disaksikan ratusan warga. Setiap cambukan yang mengenai tubuh peserta memicu sorak sorai penonton yang antusias mengikuti jalannya tradisi yang sarat makna tersebut. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Tiban bukan sekadar pertunjukan adu ketangkasan dan keberanian. Bagi masyarakat setempat, kesenian ini memiliki nilai spiritual dan budaya yang kuat. Tradisi tersebut dipercaya sebagai simbol permohonan kepada Tuhan agar hujan segera turun dan memberikan kesuburan bagi lahan pertanian yang mulai mengering akibat musim kemarau.Β ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Meski terlihat keras dan menegangkan, para peserta menjalani ritual ini dengan penuh kesadaran dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Mereka mengenakan atribut khusus dan mengikuti aturan yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para sesepuh desa. Setelah pertarungan selesai, para peserta biasanya saling berjabat tangan sebagai simbol persaudaraan dan kebersamaan. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko











































Komentar Terbanyak
Femas, Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Terdeteksi di Masjid
Terpopuler: Pemuda Madiun yang Kabur dari Tur di Korea Sempat Terdeteksi di Masjid
Viral di Medsos, Peserta Tur Asal Madiun Diduga Kabur Saat Liburan ke Korea Selatan