Jakarta - Pulau Kelinci di Jepang memang jadi incaran turis untuk liburan. Tapi sekarang populasi kelinci yang tambah bikin peneliti resah.
Potret Pulau Kelinci di Jepang yang 'Meresahkan' Peneliti
Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Popular Science, pemberian makanan secara terus-menerus dari turis yang datang mungkin akan membuat Pulau Kelinci kelebihan kapasitas. (Getty Images/Chris McGrath)
Para peneliti mencatat adanya "garis kelinci" yang terlihat di beberapa bagian pulau, di mana vegetasi telah habis dimakan oleh kelinci. (Getty Images/Chris McGrath)
Tak hanya itu, studi yang diterbitkan dalam Journal of Ecotourism ini juga menemukan bahwa babi hutan, gagak, dan elang hitam memakan sisa-sisa makanan kelinci yang dibuang. Bahkan, mulai memburu kelinci hidup. (Getty Images/Chris McGrath)
Temuan ini menunjukkan bagaimana pasokan makanan yang stabil dari manusia dapat berdampak pada suatu habitat, mengubah perilaku hewan, tingkat populasi, dan hubungan predator-mangsa. (Getty Images/Chris McGrath)
Untuk mengurangi risiko gangguan lebih lanjut, para peneliti merekomendasikan aturan yang lebih ketat tentang pemberian makan, pemantauan jumlah kelinci yang berkelanjutan, dan studi vegetasi. (Getty Images/Chris McGrath)
Pulau Okunoshima adalah sebuah pulau kecil seluas 4 km yang terletak di Laut Pedalaman Seto, Prefektur Hiroshima, Jepang. (Getty Images/Chris McGrath)
Untuk menuju ke Pulau Ōkunoshima, pengunjung harus menggunakan kapal feri atau kapal penumpang cepat dari Pelabuhan Tadanoumi dengan tarif Yen 360 (Rp 80 ribuan) untuk sekali jalan atau Yen 720 (81 ribuan ) untuk tiket pulang-pergi. (Getty Images/Chris McGrath)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































