Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun

Rengga Sancaya - detikTravel
Selasa, 18 Agu 2026 05:37 WIB

Bali - Tradisi pernikahan agung kembali digelar di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, setelah 60 tahun. Pengantin diarak dengan joli tradisional khas Bali.

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu turut mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat. Prosesi tersebut menampilkan berbagai unsur adat dan budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu turut mengikuti rangkaian upacara dengan penuh khidmat. Prosesi tersebut menampilkan berbagai unsur adat dan budaya Bali yang diwariskan secara turun-temurun, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang menyaksikan. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Pernikahan agung ini kembali dilaksanakan setelah vakum selama sekitar 60 tahun. Momen sakral ini berlangsung meriah dengan prosesi pengantin yang diarak menggunakan joli atau tandu tradisional khas Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Pernikahan agung ini kembali dilaksanakan setelah vakum selama sekitar 60 tahun. Momen sakral ini berlangsung meriah dengan prosesi pengantin yang diarak menggunakan joli atau tandu tradisional khas Bali. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan menggelar tradisi tersebut sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Umat Hindu mengarak joli atau tandu tradisional yang membawa pasangan pengantin dalam tradisi pernikahan agung khas Bali di Puri Agung Singasana, Tabanan, Bali, Minggu (16/8/2026). Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan kembali menggelar upacara pernikahan tradisional setelah vakum selama 60 tahun untuk melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Keluarga kerajaan di Kabupaten Tabanan menggelar tradisi tersebut sebagai upaya melestarikan warisan budaya leluhur yang hampir punah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi mendatang. ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun
Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun
Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun
Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun
Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun
Joli Pengantin Diarak, Pernikahan Agung Tabanan Kembali Digelar Usai 60 Tahun

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads