Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir

Yuk ceritain perjalananmu dan bagikan foto menariknya di sini!
bg-escape

Foto Travel

Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir

Rengga Sancaya - detikTravel
Rabu, 09 Sep 2026 06:00 WIB

Aceh - Sebanyak 520 manuskrip di sembilan kabupaten dan kota di Aceh terdampak banjir akhir 2025, mengancam warisan sejarah dan pengetahuan Aceh.

Peneliti mengamati manuskrip yang telah direstorasi dan dijilid kembali di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Senin (7/9/2026). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama UIN Ar-Raniry melakukan konservasi terhadap 520 manuskrip di sembilan kabupaten dan kota di Aceh yang teridentifikasi terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan khazanah sejarah serta pengetahuan Aceh. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan UIN Ar-Raniry mengambil langkah untuk memulihkan kondisi ratusan manuskrip tersebut pada Senin (07/09/2026). Proses konservasi meliputi pembersihan menggunakan alat khusus, pengeringan di ruang dehumidifikasi, hingga perbaikan dan penjilidan kembali. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Peneliti mengamati manuskrip yang telah direstorasi dan dijilid kembali di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Senin (7/9/2026). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama UIN Ar-Raniry melakukan konservasi terhadap 520 manuskrip di sembilan kabupaten dan kota di Aceh yang teridentifikasi terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan khazanah sejarah serta pengetahuan Aceh. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Restorasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menyelamatkan warisan budaya dan melestarikan pengetahuan sejarah Aceh yang tertuang dalam manuskrip. Kondisi tersebut mengancam keberadaan manuskrip yang menyimpan berbagai catatan sejarah dan pengetahuan masyarakat Aceh. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Peneliti mengamati manuskrip yang telah direstorasi dan dijilid kembali di Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Senin (7/9/2026). Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bersama UIN Ar-Raniry melakukan konservasi terhadap 520 manuskrip di sembilan kabupaten dan kota di Aceh yang teridentifikasi terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir 2025 dalam rangka menyelamatkan dan melestarikan khazanah sejarah serta pengetahuan Aceh. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Pemulihan tersebut diharapkan dapat menjaga manuskrip agar tetap dapat dipelajari dan diwariskan kepada generasi mendatang. ANTARA FOTO/Akramul Muslim

Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir
Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir
Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads