Aceh - Sebanyak 520 manuskrip di sembilan kabupaten dan kota di Aceh terdampak banjir akhir 2025, mengancam warisan sejarah dan pengetahuan Aceh.
Foto Travel
Selamatkan Warisan Sejarah, 520 Manuskrip Aceh Direstorasi Usai Banjir
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bekerja sama dengan UIN Ar-Raniry mengambil langkah untuk memulihkan kondisi ratusan manuskrip tersebut pada Senin (07/09/2026). Proses konservasi meliputi pembersihan menggunakan alat khusus, pengeringan di ruang dehumidifikasi, hingga perbaikan dan penjilidan kembali. ANTARA FOTO/Akramul Muslim
Restorasi dilakukan sebagai bagian dari upaya menyelamatkan warisan budaya dan melestarikan pengetahuan sejarah Aceh yang tertuang dalam manuskrip. Kondisi tersebut mengancam keberadaan manuskrip yang menyimpan berbagai catatan sejarah dan pengetahuan masyarakat Aceh. ANTARA FOTO/Akramul Muslim
Pemulihan tersebut diharapkan dapat menjaga manuskrip agar tetap dapat dipelajari dan diwariskan kepada generasi mendatang. ANTARA FOTO/Akramul Muslim
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































