Welcome d'travelers !

Ayo share cerita pengalaman dan upload photo album travelingmu di sini. Silakan Daftar atau

Senin, 15 Mei 2017 15:30 WIB

INTERNATIONAL DESTINATIONS

Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering Terlewat

Is Mujiarso
Redaksi Travel
Foto: Museum Bordir di Kota Hami (Is Mujiarso/detikTravel)
Foto: Museum Bordir di Kota Hami (Is Mujiarso/detikTravel)
Hami - Liburan di China, jangan hanya mampir ke Beijing. Banyak destinasi lainnya yang mungkin belum mainstream, tapi sayang untuk dilewatkan.

Jalan-jalan ke China, rasanya sudah biasa jika hanya berkunjung ke Tembok Besar di Beijing atau Disneyland di Shanghai. Pergilah hingga ke bagian paling barat di Provinsi Xinjiang Uyghur yang merupakan wilayah otonomi bagi penduduk minoritas Islam di China, dan temukan berbagai pernik budaya yang istimewa.

Menurut Tian Wen dari Kantor Informasi Pemerintah Otonomi Xinjiang, provinsi tersebut adalah pembuka pintu untuk memahami China. "Dengan segala sumber daya, keragaman dan solidaritas yang dimiliki, mustahil memahami China tanpa melihat Xinjiang, sebuah provinsi paling luas dengan perbatasan terpanjang," ujarnya kepada 22 wartawan dari 15 negara yang diundang untuk Seminar for Media Heads from Countries along 'The Silk Road Economic Belt' beberapa waktu lalu.

"Xinjiang adalah wilayah otonomi multi-etnis, dengan populasi lebih dari 23 juta penduduk dan 47 kelompok etnik," tambah Ma Yingsheng, Deputi Direktur pada Departemen Kebudayaan Xinjiang, yang juga deputi direktur pada Komite Ahli Perlindungan Warisan Budaya Xinjiang.

Selain seminar, para pimpinan dan awak media diajak untuk blusukan ke beberapa kota di Xinjiang, salah satunya Hami. Kota ini terletak sejauh 3 jam perjalanan dengan kereta cepat dari ibukota Xinjiang, Urumqi, atau 3 jam penerbangan dengan pesawat dari Beijing. Sedangkan jarak antara Beijing dengan Urumqi sendiri adalah 4 jam perjalanan dengan pesawat terbang.

Di Hami, terdapat Muqam Heritage Center dan Museum Bordir. Muqam adalah seni pertunjukan Suku Uyghur yang mirip dengan opera, menggabungkan antara musik tradisional, lagu dan drama.

Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering TerlewatFoto: (Is Mujiarso/detikTravel)
Sedangkan bordir merupakan salah satu warisan budaya Xinjiang yang sangat dibanggakan oleh pemerintah China sebagai 'intangible cultural heritage', layaknya batik di Indonesia.

Museum Bordir di Kota Hami tak hanya menyimpan koleksi warisan yang berharga, melainkan juga seni bordir kontemporer yang menghiasi berbagai benda-benda modern, dari bantal-bantal sofa hingga headphone.

Selain ke museum dan pusat seni Muqam, wartawan juga diajak mengunjungi komunitas suku setempat di sebuah koperasi pengrajin bordir di salah satu pelosok kota. Di sini, selain melihat langsung para pembordir tradisional, rombongan juga dijamu makan siang dengan suasana masa lalu.

Hami merupakan kota penghasil melon dan berbagai buah-buahan yang diolah menjadi makanan kering, seperti anggur dan kurma. Wu Haiyan, Direktur Kantor Informasi Kota Hami sangat membanggakan melon hasil kebun warganya, yang buahnya besar-besar berbentuk agak lonjong memanjang, dengan daging buah kuning merekah.

"Manisnya melon Hami meresap sampai ke hati," kata Wu Haiyan. "Sekali merasakannya, Anda tak akan bisa melupakannya," tambahnya.

Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering TerlewatFoto: (Is Mujiarso/detikTravel)
Kambing merupakan menu utama jamuan makan siang hari itu. Seorang lelaki mengaduk-aduk panci besar berisi penuh potongan daging yang tengah direbus. Sedangkan lelaki lainnya, dengan topi khas berbodir warna-warni indah, mengaduk-aduk nasi yang di-'goreng' dengan irisan wortel.

Sebelum makan siang dimulai, rombongan mencicipi daging kambing yang dibakar layaknya sate, dengan irisan besar-besar yang ditusukkan pada batang besi panjang bergagang kayu, dan ditaburi aneka bubuk rempah.

Makan siang berlangsung secara lesehan di meja rendah, di ruangan dengan interior tenda pengelana Suku Uyghur zaman dulu, berdekorasi kain-kain tebal yang dilipat dan bantal-bantal berbordir yang ditumpuk-tumpuk.

Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering TerlewatFoto: (Is Mujiarso/detikTravel)
Seorang lelaki tua memotong-motong daging kambing yang telah direbus tadi, dan menaruhnya di masing-masing piring untuk siap disantap, sementara seorang perempuan berbusana khas tak henti-henti menuangkan teh panas dari teko.

Sehabis makan, seorang pria tua memainkan alat musik gesek seperti rebab, dan perempuan-perempuan bertopi unik mengajak rombongan untuk menari. Menurut Wu Haiyan, ketika orang mengucapkan kata 'Hami', wajah terlihat seperti menyunggingkan senyum, dan memancarkan perasaan bahagia dari dalam hati. "Ha-mi...Ha-mi...Ha-mi...," ucapnya mempraktikkan.

Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering TerlewatFoto: (Is Mujiarso/detikTravel)


Coba Tengok, Sisi Lain China yang Sering TerlewatFoto: (Is Mujiarso/detikTravel)
(mmu/krn)
BERITA TERKAIT
Load Komentar ...
NEWS FEED